JURNAL POLARIS
Serang, Polaris (03/01) - Karena mengklaim tanah wakaf wilik warga yang berusia 140 tahun bernama Salam, Jahudi warga Desa Terumbu Kecamatan Kasemen Kota Serang di cari polisi. Karena setelah di undang oleh kepala desa dan kecamatan Kasemen, jahudi tidak memenuhinya. Bahkan pada pertemuan kedua seorang pengusaha peternakan itu berkilah menjenguk anggota keluarga yang meninggal di Kota Serang. Sehingga setelah di tungu hampir tiga jam oleh warga dan unsur muspika, jahudipun tidak kunjung tiba. Menurut Kapolsek Kasemen AKP Hidayat Iwan di ruang aula kecamatan mengaku, pihaknya meminta waktu kepada warga hingga hari sabtu besok, untuk mencari tahu keberadaan jahudi. Karena berdasarkan komunikasi terkahir, jumat pagi handphone yang biasa di pakai jahudi tidak lagi bisa di hubungi. Dan pihaknya bersama unsur muspika berjanji akan melakukan mediasi dan komunikasi persuasif dalam menyelesaikan sengketa tanah wakaf tersebut. Camat Kasemen Imam Rana maminta kepada warga, agar tetap tenang dan tidak melakukan prilaku anarkis terhadap Jahudi, jika menemukan di lingkungan mereka. Sementara itu salah sat wara Marsa mengungkapkan, warga sangat kecewa tidak hadirnya orang yang di nilai arogan tersebut. Pasalnya jahudi sudah berikan undangan 2 kali oleh pemerintah desa dan kecamatan. Namun tetap saja jahudi tidak hadir. Bahkan warga siap membantu mengamankan jahudi jika menemukan di lingkungan mereka dan menyerahkannya kepada pihak yang berwenang. (Udin)
Tags: polarisfm-Banten
0