Sahabat K-Lite, Pengembang rumah sederhana mengusulkan agar dana subsidi untuk prasarana, sarana dan utilisasi umum (PSU) sebesar Rp 6,2 juta per unit rumah dihapus. Dilansir vivanews, Diduga dana subsidi yang biasa untuk menopang kawasan perumahan sederhana itu bersubsidi itu banyak ditilep oleh kontraktor yang mengerjakannya. Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesa (Apersi) menilai dana PSU yang digelontorkan kementerian perumahan rakyat lebih bermanfaat jika diberikan langsung kepada masyarakat karena dapat mensubsidi langsung harga jual rumah sederhana.
Tags: klite-bandung
0