
|
Tajuk Suara Radio Agnes Monica Memacu Gairah Inovasi Bangsa Masa depan suatu bangsa ditentukan oleh sumber daya kreatifnya. Ekonomi kreatif akan menjadi pilar kelangsungan hidup bangsa. Sosok Agnes Monica telah dijadikan Duta Nasional HAKI ( Hak Kekayaan Intelektual ). Belia nan cantik jelita itu diharapkan bisa “menggairahkan” inovasi bangsa yang sedang loyo. Ya, benar-benar sontoloyo. Pasalnya, Indonesia yang merupakan anggota G-20, ternyata dalam hal paten berada dinomor sepatu alias rangking terakhir. Alangkah sedihnya, pada 2010 negeri ini cuma menghasilkan 15 hak paten. Bandingkan dengan negara China yang sudah menghasilkan 84.679 hak paten. Agnes Monica, sang diva sumber daya musik negeri ini telah go international. Peran duta yang disandangnya, diharapkan mampu merubah kondisi sontoloyo, menjadi negeri gudangnya para kreator dan inovator disegala bidang kehidupan. Puncak perayaan Hari HAKI Sedunia kali ini memilih tema “Menjadi Inovator Kelas Dunia”. Namun, benih-benih kreatifitas warga bangsa tidak akan tumbuh subur tanpa disertai dengan penguatan sistem inovasi. Sayangnya, sistem inovasi di negeri ini masih sepi insentif. Padahal, sistem inovasi dunia telah ditandai dengan kencangnya laju open innovation. Antara lain menjadikan hasil-hasil riset yang dilakukan oleh berbagai pihak bisa dikolaborasi dan digunakan oleh masyarakat secara mudah karena adanya bermacam insentif. Apalagi akibat globalisasi dan konvergensi teknologi yang semakin cepat, membuat produk baru hasil inovasi anak negri memiliki daur hidup yang semakin pendek. Adalah Henry Chesbrough, Profesor di UC Berkeley yang telah melakukan riset tentang open innovation di berbagai lembaga riset dan perusahaan besar di Amerika Serikat. Dari hasil risetnya telah membuka mata kita tentang jalur menuju open innovation bagi perorangan, perusahaan atau pemerintahan. Begitupun, perusahaan multinasional mulai mentransformasikan dirinya menjadi model perusahaan kolaboratif yang bertajuk ”Enterprise 2.0”. Langkah transformasi itu ditandai dengan empat prinsip yakni keterbukaan, peering, berbagi dan bertindak global. Dengan demikian Enterprise 2.0 adalah entitas bisnis baru yang membuka pintunya bagi dunia, melakukan inovasi bersama dengan semua orang, berbagi sumber daya, dan memanfaatkan kekuatan kolaborasi masal. Gairah inovasi bangsa akan menghasilkan nilai tambah ekonomi yang signifikan jika berbasis budaya, kesenian daerah dan usaha para inventor. Kesenian daerah merupakan karya estetik hasil perwujudan kreativitas daya cipta, rasa, karsa dan karya yang hidup dan berakar di daerah, baik tradisional maupun kontemporer. Kesenian daerah bagaikan zamrud khatulistiwa yang merangkai negeri ini. Sayangnya, rangkaian zamrud itu masih banyak yang ditelantarkan sehingga terkubur oleh zaman. Kita kurang sadar, betapa negeri ini sangat kaya dengan sumber daya ekonomi kreatif. Untuk itulah, pentingnya meningkatnya pengelolaan dan pengakuan atas HAKI dalam bidang seni dan budaya. Sejarah mengatakan bahwa negeri ini banyak melahirkan tokoh yang berjiwa “ascensia recta”, yakni semangat hebat dan kerja detail untuk menciptakan karya yang indah, eksotik, unggul dan mengandung keagungan seni dan arsitektur yang memorable sepanjang jaman. Salah satu contohnya, adalah jiwa “ascensia recta” dari Bung Karno yang bisa kita nikmati hingga kini. Tak bisa dimungkiri, Bung Karno sang arsitek adalah pendorong industri kreatif yang luar biasa pada jamannya. Bahkan, sejak 1920 Bung Karno telah membentuk komunitas kreatif yang mampu mengapresiasi karya sinema dengan baik. Hal itu terjadi pada film pertama bangsa Indonesia yang berjudul Loetoeng Kasaroeng yang dirilis pada 1926. Akhirnya, untuk memompa energi inovasi bangsa, Tajuk SuaraRadio mengumandangkan kembali potongan pidato Bung Karno pada 1956 : “Saudara-saudara sebangsa setanah air, Berjiwa besarlah, ber-imagination ! Gali ! Bekerja ! Gali ! Bekerja ! Kita adalah satu tanah air yang paling cantik di dunia”. Pengisi Suara dan Produksi oleh Haris WB (Salam Jabat Erat, Hemat Dwi Nuryanto, Founder Suararadio.com)
|
Tags: agnes monica, inovasi, suararadio, Tajuk
33
4
1