
Penetapan awal Ramadhan di Indonesia memiliki potensi yang cukup besar. Ini diduga karena belum adanya kesepakatan tentang kriteria hilal dan metode penentuan itsbat. Kondisi ini telah menyita perhatian serius para ulama di Tanah Air. Berbagai upaya juga telah dilakukan dalam rangka menemukan titik temu kesepakatan. Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat penetapan awal ramadhan 1433H sore ini di auditorium Kemenag. Dilansir dari news.viva.co.id, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Amidan mengatakan, masyarakat tidak mempermasalahkan perbedaan awal Ramadan, seluruh masyarakat harus bisa saling menghormati. Penentuan awal Ramadan memiliki dasar hukum dan metode masing-masing. Perbedaan, mungkin saja terjadi. Sehingga klaim sah dan tidak sah tidak diperlukan. Jangan sampai merasa paling benar, karena semua ada dasar hukumnya.
Tags: hilal, itsbat, klite-bandung, penentuan awal ramadhan
7
1
0