<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
>

<channel>
	<title>Suara Radio &#124; Situs Kolaborasi Radio &#187; Bali - Nusa Tenggara</title>
	<atom:link href="http:///category/bali-nt/feed/podcast" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description>Suara Radio &#124; Situs Kolaborasi Radio</description>
	<pubDate>Thu, 20 Jun 2013 09:18:17 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<!-- podcast_generator="podPress/8.8" -->
		<copyright>&#xA9; </copyright>
		<managingEditor>suararadio@yahoo.com ()</managingEditor>
		<webMaster>suararadio@yahoo.com()</webMaster>
		<category></category>
		<ttl>1440</ttl>
		<itunes:keywords></itunes:keywords>
		<itunes:subtitle></itunes:subtitle>
		<itunes:summary>e-Broadcasting Institute</itunes:summary>
		<itunes:author></itunes:author>
		<itunes:category text="Music"/>
<itunes:category text="Technology"/>
		<itunes:owner>
			<itunes:name></itunes:name>
			<itunes:email>suararadio@yahoo.com</itunes:email>
		</itunes:owner>
		<itunes:block>No</itunes:block>
		<itunes:explicit>no</itunes:explicit>
		<itunes:image href="http://www.suararadio.com/wp-content/plugins/podpress/images/suararadio_300.png" />
		<image>
			<url>http://www.suararadio.com/wp-content/plugins/podpress/images/suararadio_128.png</url>
			<title>Suara Radio &#124; Situs Kolaborasi Radio</title>
			<link></link>
			<width>144</width>
			<height>144</height>
		</image>
		<item>
		<title>Liburan ke Bali yuk!</title>
		<link>/2012/05/04/liburan-ke-bali-yuk/</link>
		<comments>/2012/05/04/liburan-ke-bali-yuk/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 May 2012 14:34:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sync</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bali]]></category>

		<category><![CDATA[Bali - Nusa Tenggara]]></category>

		<category><![CDATA[Travel]]></category>

		<category><![CDATA[Liburan ke Bali yuk!]]></category>

		<category><![CDATA[trijaya-palembang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">/2012/05/liburan-ke-bali-yuk/</guid>
		<description><![CDATA[Tempat Wisata Menarik Di Bali
Sebagai daerah tujuan wisata, Bali memiliki beberapa objek wisata yang bisa menjadi pilihan liburan. Berikut informasi singkat tentang tempat wisata bagus dan menarik di pulau dewata.
- Kintamani
Kintamani, yang terletak di kabupaten Bangli, menawarkan pemandangan danau yang indah sambil menikmati hidangan makan siang. Nikmati keindahan gunung dan danau Batur yang mengeluarkan asap yang memperindah suasana. Jangan lewatkan untuk mengunjungi objek wisata Toya Bungkah dan juga Trunyan yang terkenal dengan sistem pemakaman yang unik.
- Pantai Dreamland
Pantai Dreamland di kawasan Ungasan, Pecatu terkenal akan pantainya yang indah dan ombaknya yang ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.trijayafmplg.co.id/wp-content/uploads/2012/05/bali.jpeg"><img class="alignleft size-full wp-image-4126" title="bali" src="http://www.trijayafmplg.co.id/wp-content/uploads/2012/05/bali.jpeg" alt="bali" /></a><strong>Tempat Wisata Menarik Di Bali</strong></p>
<p>Sebagai daerah tujuan wisata, <a href="http://www.ekuta.com/" target="_blank">Bali</a> memiliki beberapa objek wisata yang bisa menjadi pilihan liburan. Berikut informasi singkat tentang tempat wisata bagus dan menarik di pulau dewata.</p>
<p><strong>- Kintamani</strong><br />
Kintamani, yang terletak di kabupaten Bangli, menawarkan pemandangan danau yang indah sambil menikmati hidangan makan siang. Nikmati keindahan gunung dan danau Batur yang mengeluarkan asap yang memperindah suasana. Jangan lewatkan untuk mengunjungi objek wisata Toya Bungkah dan juga Trunyan yang terkenal dengan sistem pemakaman yang unik.</p>
<p>-<strong> Pantai Dreamland</strong><br />
Pantai Dreamland di kawasan Ungasan, Pecatu terkenal akan pantainya yang indah dan ombaknya yang menantang. Bagi penggila olahraga surfing, tempat ini merupakan favorit. Jangan lewatkan juga untuk mengunjungi tempat wisata di sekitar tempat ini seperti GWK, Pura Uluwatu, Pantai Nyangnyang dan Pantai Suluban.</p>
<p><strong>- Jalan celuk Karangasem - Singaraja</strong><br />
Dalam perjalanan dari kabupaten Karangasem menuju Buleleng melalui Jalan Celuk, kita dapat menyaksikan keindahan alam berupa pemandangan bebatuan hasil letusan gunung tertinggi di Bali, gunung Agung.Dalam Perjalanan ini akan melalui beberapa objek wisata seperti Amed, Tulamben, Desa Les, Air Sanih dan nikmati pemandangan indah sepanjang perjalanan.</p>
<p><strong>- Pasar Seni Sukawati</strong><br />
Dari dulu hingga sekarang, pasar seni Sukawati telah menjadi pilihan favorit tempat belanja bagi wisata wan yang sedang liburan di pulau Bali.</p>
<p><strong>- Ubud</strong><br />
Mau tahu pusat seni di Bali dan tempat dimana bisa menemukan kehidupan orang Bali yang sesungguhnya? Ubud adalah jawabannya. Ubud, yang terletak di kabupaten Gianyar, sejak dulu dikenal sebagai kampung seni.</p>
<p>-<strong> Uluwatu</strong><br />
Uluwatu yang terletak di ujung selatan pulau Bali menampilkan keindahan pura Uluwatu yang berdiri kokoh di ujung tebing menghadap ke samudra hindia.</p>
<p><strong>- Bedugul</strong><br />
Kawasan wisata Bedugul menawarkan beberapa object wisata yang bisa dikunjungi diantaranya Kebun Raya Bedugul yang menawarkan wisata alam seperti Treetop.</p>
<p><strong>- Nusa Dua - Tanjung Benoa<br />
</strong></p>
<p><span>Kawasan wisata Nusa Dua terkenal akan BTDC (Bali tourism Development Center) dan Tanjung Benoa terkenal sebagai pusat olahraga air di Bali. (</span>Tami Tarly)</p>
<a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=%2F2012%2F05%2F04%2Fliburan-ke-bali-yuk%2F&amp;linkname=Liburan%20ke%20Bali%20yuk%21"><img src="http://www.diradio.net/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>/2012/05/04/liburan-ke-bali-yuk/feed/</wfw:commentRss>
			<enclosure url="http://www.diradio.net/podpress_trac/feed/65693/0/travelling-4-mei-2012.mp3" length="12276506" type="audio/mpeg"/>
<itunes:duration>25:35</itunes:duration>
		<itunes:subtitle>Tempat Wisata Menarik Di Bali

Sebagai daerah tujuan wisata,nbsp;Bali memiliki beberapa objek wisata yang bisa menjadi pilihan liburan. Berikut informasi singkat tentang tempat wisata bagus dan ...</itunes:subtitle>
		<itunes:summary>Tempat Wisata Menarik Di Bali

Sebagai daerah tujuan wisata,nbsp;Bali memiliki beberapa objek wisata yang bisa menjadi pilihan liburan. Berikut informasi singkat tentang tempat wisata bagus dan menarik di pulau dewata.

- Kintamani
Kintamani, yang terletak di kabupaten Bangli, menawarkan pemandangan danau yang indah sambil menikmati hidangan makan siang. Nikmati keindahan gunung dan danau Batur yang mengeluarkan asap yang memperindah suasana. Jangan lewatkan untuk mengunjungi objek wisata Toya Bungkah dan juga Trunyan yang terkenal dengan sistem pemakaman yang unik.

- Pantai Dreamland
Pantai Dreamland di kawasan Ungasan, Pecatu terkenal akan pantainya yang indah dan ombaknya yang menantang. Bagi penggila olahraga surfing, tempat ini merupakan favorit. Jangan lewatkan juga untuk mengunjungi tempat wisata di sekitar tempat ini seperti GWK, Pura Uluwatu, Pantai Nyangnyang dan Pantai Suluban.

- Jalan celuk Karangasem - Singaraja
Dalam perjalanan dari kabupaten Karangasem menuju Buleleng melalui Jalan Celuk, kita dapat menyaksikan keindahan alam berupa pemandangan bebatuan hasil letusan gunung tertinggi di Bali, gunung Agung.Dalam Perjalanan ini akan melalui beberapa objek wisata seperti Amed, Tulamben, Desa Les, Air Sanih dan nikmati pemandangan indah sepanjang perjalanan.

- Pasar Seni Sukawati
Dari dulu hingga sekarang, pasar seni Sukawati telah menjadi pilihan favorit tempat belanja bagi wisata wan yang sedang liburan di pulau Bali.

- Ubud
Mau tahu pusat seni di Bali dan tempat dimana bisa menemukan kehidupan orang Bali yang sesungguhnya? Ubud adalah jawabannya. Ubud, yang terletak di kabupaten Gianyar, sejak dulu dikenal sebagai kampung seni.

- Uluwatu
Uluwatu yang terletak di ujung selatan pulau Bali menampilkan keindahan pura Uluwatu yang berdiri kokoh di ujung tebing menghadap ke samudra hindia.

- Bedugul
Kawasan wisata Bedugul menawarkan beberapa object wisata yang bisa dikunjungi diantaranya Kebun Raya Bedugul yang menawarkan wisata alam seperti Treetop.

- Nusa Dua - Tanjung Benoa


Kawasan wisata Nusa Dua terkenal akan BTDC (Bali tourism Development Center) dan Tanjung Benoa terkenal sebagai pusat olahraga air di Bali. (Tami Tarly)</itunes:summary>
		<itunes:keywords>Bali,,Bali,-,Nusa,Tenggara,,Travel</itunes:keywords>
		<itunes:author>suararadio@yahoo.com</itunes:author>
		<itunes:explicit>no</itunes:explicit>
		<itunes:block>No</itunes:block>
	</item>
		<item>
		<title>Mistery Warna Danau Kelimutu ,Flores ,NTT</title>
		<link>/2012/03/30/mistery-warna-danau-kelimutu-flores-ntt/</link>
		<comments>/2012/03/30/mistery-warna-danau-kelimutu-flores-ntt/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Mar 2012 10:59:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sync</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bali - Nusa Tenggara]]></category>

		<category><![CDATA[Nusa Tenggara]]></category>

		<category><![CDATA[Travel]]></category>

		<category><![CDATA[rasikafm-semarang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">/2012/03/mistery-warna-danau-kelimutu-flores-ntt/</guid>
		<description><![CDATA[Bagi anda yang hobi melakukan aktivitas alam, lakukanlah perjalanan  ke Danau Tiga Warna, Kelimutu, yang berada di utara pulau Flores,  tepatnya di Desa Pemo, Kecamatan Moni, Kabupaten Ende, Flores, Nusa  Tenggara Timur. Menurut beberapa sumber yang ditemui, waktu terbaik  menikmati pemandangan di danau alami yang terletak di atas Gunung  Kelimutu itu adalah pagi hari saat matahari terbit.
Perjalanan  dapat ditempuh dari kota Ende yang memakan waktu kurang lebih dua jam  dengan kecepatan standar. Untuk mendapatkan pemandangan sunrise yang menakjubkan, anda harus berangkat sekitar pukul ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.suararadio.com/wp-content/uploads/2012/03/scenery-of-lake-kelimutu.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-54397" title="scenery-of-lake-kelimutu" src="http://www.suararadio.com/wp-content/uploads/2012/03/scenery-of-lake-kelimutu.jpg" alt="scenery-of-lake-kelimutu" width="221" height="139" /></a>Bagi anda yang hobi melakukan aktivitas alam, lakukanlah perjalanan  ke Danau Tiga Warna, Kelimutu, yang berada di utara pulau Flores,  tepatnya di Desa Pemo, Kecamatan Moni, Kabupaten Ende, Flores, Nusa  Tenggara Timur. Menurut beberapa sumber yang ditemui, waktu terbaik  menikmati pemandangan di danau alami yang terletak di atas Gunung  Kelimutu itu adalah pagi hari saat matahari terbit.</p>
<p>Perjalanan  dapat ditempuh dari kota Ende yang memakan waktu kurang lebih dua jam  dengan kecepatan standar. Untuk mendapatkan pemandangan <em>sunrise</em> yang menakjubkan, anda harus berangkat sekitar pukul 03.30 Wita.</p>
<p>Akses  transportasi menuju ke danau tersebut tidak begitu mudah, namun  wisatawan lokal maupun asing biasa memilih untuk menyewa kendaraan lewat  agen-agen wisata setempat, atau jika pandai mendekati masyarakat lokal,  tidak sulit kita bisa menyewa sepeda motor mereka. Tapi jangan lupa  untuk memeriksa kondisi kendaraan sebelumnya, jangan sampai wisata anda  terganggu oleh kendala teknis yang diakibatkan karena kelalaian kita  sendiri.</p>
<p>Atau jika kita tidak ingin terburu-buru berangkat dini hari, bisa juga memilih untuk menginap di beberapa <em>home stay</em> yang dikelola oleh penduduk sekitar dengan kisaran harga Rp 25.000  hingga Rp 50.000. Atau kita juga bisa menginap di cottage yang  disediakan pemerintah setempat dengan kisaran harga Rp 50.000 hingga Rp  75.000. Semua tergantung kebutuhan anda.</p>
<p>Kurang lebih dua jam  menyusuri jalan berkelok-kelok, jurang dan tebing di sisi-sisinya, serta  kondisi jalanan yang kurang begitu mulus di beberapa bagian hingga kita  bisa sampai di Kampung Moni, kampung yang terletak di kaki Gunung  Kelimutu. Hawa dingin menyengat hingga ke tulang, pakaian tebal menjadi  kewajiban bagi perjalanan kali ini. Oleh sebab itu, bagi anda yang  memiliki alergi dingin, disarankan untuk memakai pakaian yang tebal.</p>
<p>Dari  Kampung Moni, danau yang pernah masuk nominasi keajaiban dunia itu  tinggal berjarak tempuh 45 menit saja. Jalan yang dilalui pun mulai  menyempit dan menanjak. Namun pemandangan alam di sisi kiri dan kanan  menjadi obat lelah dan membuat perjalanan penuh tantangan ini terasa  menyenangkan.</p>
<p>Untuk memasuki taman nasional Kelimutu ini, kita  hanya membayar retribusi sebesar Rp 2.000 saja. Untuk sampai ke bibir  danau, kita masih harus menapaki anak tangga dan jalan bebatuan kurang  lebih 20 menit. Kicauan burung dan suara serangga hutan menemani tiap  langkah menuju danau yang terletak 1.690 meter di atas permukaan laut  itu hingga kita sampai di titik pandang.<a href="http://www.suararadio.com/wp-content/uploads/2012/03/kelimutu-2.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-54395" title="kelimutu-2" src="http://www.suararadio.com/wp-content/uploads/2012/03/kelimutu-2.jpg" alt="kelimutu-2" width="248" height="158" /></a></p>
<p>Tergores ciptaan Yang  Maha Esa di depan mata, tiga danau berbentuk kawah yang terpisah di sisi  kiri dan kanan. Jika disesuaikan dengan pandangan mata, danau di  sebelah kiri berwarna hitam kecoklatan atau dalam bahasa daerah disebut <em>Tiwu Ata Mbupu</em> yang menurut kepercayaan masyarakat lokal, danau tersebut adalah persinggahan arwah-arwah orang tua.</p>
<p>Sedang yang di sebelah kanan, terdapat dua danau terpisah tebing tipis. Yang berwarna biru muda masyarakat lokal menyebutnya <em>Tiwu Nuwa Muri Ko&#8217;o Fai</em> atau danau persemayaman arwah muda-mudi, sedang yang paling kanan berwarna hijau tua bernama <em>Tiwu Ata Polo</em>, yang dipercaya sebagai persemayaman arwah orang-orang jahat.</p>
<p>Menurut  warga lokal yang menemani di situ, anda termasuk orang yang beruntung  jika dalam perjalanan bertemu seekor kera. Masyarakat setempat percaya  bahwa danau tersebut adalah danau keramat dan memberikan kesuburan pada  daerah sekitarnya, maka tak jarang sering diadakan upacara adat di danau  tersebut di mana masyarakat memberikan persembahan hasil bumi kepada  arwah di danau tersebut.</p>
<p><strong>Perubahan alam dan kepercayaan abadi </strong></p>
<p>Gunung  Kelimutu pernah meletus pada tahun 1886 dan meninggalkan tiga kawah  berbentuk danau yang warna airnya dapat berubah-ubah secara tak terduga,  sesuai dengan kandungan mineral dan cuaca. Perubahan tak terduga warna  air danau tersebut menjadikan misteri tersendiri yang belum mampu  dipecahkan hingga sekarang.</p>
<p><a href="http://www.suararadio.com/wp-content/uploads/2012/03/ntt-kelimutu-12.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-54548" title="ntt-kelimutu-12" src="http://www.suararadio.com/wp-content/uploads/2012/03/ntt-kelimutu-12.jpg" alt="ntt-kelimutu-12" width="241" height="151" /></a>Patut diketahui, dahulu danau ini  pernah berwarna merah, putih dan biru. Bagai dua sisi mata uang yang tak  mampu dipisahkan, perubahan alami berjalan harmonis dengan kepercayaan  abadi masyarakat lokal membuat danau ajaib ini menjadi daya tarik  sendiri bagi semua orang, terkhusus bagi anda penggiat alam bebas dan  penggemar pemandangan alam.</p>
<a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=%2F2012%2F03%2F30%2Fmistery-warna-danau-kelimutu-flores-ntt%2F&amp;linkname=Mistery%20Warna%20Danau%20Kelimutu%20%2CFlores%20%2CNTT"><img src="http://www.diradio.net/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>/2012/03/30/mistery-warna-danau-kelimutu-flores-ntt/feed/</wfw:commentRss>
			<enclosure url="http://www.diradio.net/podpress_trac/feed/54394/0/ntt-danau-elimutu.mp3" length="2935327" type="audio/mpeg"/>
<itunes:duration>2:02</itunes:duration>
		<itunes:subtitle>Bagi anda yang hobi melakukan aktivitas alam, lakukanlah perjalanan  ke Danau Tiga Warna, Kelimutu, yang berada di utara pulau Flores,  tepatnya di Desa ...</itunes:subtitle>
		<itunes:summary>Bagi anda yang hobi melakukan aktivitas alam, lakukanlah perjalanan  ke Danau Tiga Warna, Kelimutu, yang berada di utara pulau Flores,  tepatnya di Desa Pemo, Kecamatan Moni, Kabupaten Ende, Flores, Nusa  Tenggara Timur. Menurut beberapa sumber yang ditemui, waktu terbaik  menikmati pemandangan di danau alami yang terletak di atas Gunung  Kelimutu itu adalah pagi hari saat matahari terbit.

Perjalanan  dapat ditempuh dari kota Ende yang memakan waktu kurang lebih dua jam  dengan kecepatan standar. Untuk mendapatkan pemandangan sunrise yang menakjubkan, anda harus berangkat sekitar pukul 03.30 Wita.

Akses  transportasi menuju ke danau tersebut tidak begitu mudah, namun  wisatawan lokal maupun asing biasa memilih untuk menyewa kendaraan lewat  agen-agen wisata setempat, atau jika pandai mendekati masyarakat lokal,  tidak sulit kita bisa menyewa sepeda motor mereka. Tapi jangan lupa  untuk memeriksa kondisi kendaraan sebelumnya, jangan sampai wisata anda  terganggu oleh kendala teknis yang diakibatkan karena kelalaian kita  sendiri.

Atau jika kita tidak ingin terburu-buru berangkat dini hari, bisa juga memilih untuk menginap di beberapa home stay yang dikelola oleh penduduk sekitar dengan kisaran harga Rp 25.000  hingga Rp 50.000. Atau kita juga bisa menginap di cottage yang  disediakan pemerintah setempat dengan kisaran harga Rp 50.000 hingga Rp  75.000. Semua tergantung kebutuhan anda.

Kurang lebih dua jam  menyusuri jalan berkelok-kelok, jurang dan tebing di sisi-sisinya, serta  kondisi jalanan yang kurang begitu mulus di beberapa bagian hingga kita  bisa sampai di Kampung Moni, kampung yang terletak di kaki Gunung  Kelimutu. Hawa dingin menyengat hingga ke tulang, pakaian tebal menjadi  kewajiban bagi perjalanan kali ini. Oleh sebab itu, bagi anda yang  memiliki alergi dingin, disarankan untuk memakai pakaian yang tebal.

Dari  Kampung Moni, danau yang pernah masuk nominasi keajaiban dunia itu  tinggal berjarak tempuh 45 menit saja. Jalan yang dilalui pun mulai  menyempit dan menanjak. Namun pemandangan alam di sisi kiri dan kanan  menjadi obat lelah dan membuat perjalanan penuh tantangan ini terasa  menyenangkan.

Untuk memasuki taman nasional Kelimutu ini, kita  hanya membayar retribusi sebesar Rp 2.000 saja. Untuk sampai ke bibir  danau, kita masih harus menapaki anak tangga dan jalan bebatuan kurang  lebih 20 menit. Kicauan burung dan suara serangga hutan menemani tiap  langkah menuju danau yang terletak 1.690 meter di atas permukaan laut  itu hingga kita sampai di titik pandang.

Tergores ciptaan Yang  Maha Esa di depan mata, tiga danau berbentuk kawah yang terpisah di sisi  kiri dan kanan. Jika disesuaikan dengan pandangan mata, danau di  sebelah kiri berwarna hitam kecoklatan atau dalam bahasa daerah disebut Tiwu Ata Mbupu yang menurut kepercayaan masyarakat lokal, danau tersebut adalah persinggahan arwah-arwah orang tua.

Sedang yang di sebelah kanan, terdapat dua danau terpisah tebing tipis. Yang berwarna biru muda masyarakat lokal menyebutnya Tiwu Nuwa Muri Ko'o Fai atau danau persemayaman arwah muda-mudi, sedang yang paling kanan berwarna hijau tua bernama Tiwu Ata Polo, yang dipercaya sebagai persemayaman arwah orang-orang jahat.

Menurut  warga lokal yang menemani di situ, anda termasuk orang yang beruntung  jika dalam perjalanan bertemu seekor kera. Masyarakat setempat percaya  bahwa danau tersebut adalah danau keramat dan memberikan kesuburan pada  daerah sekitarnya, maka tak jarang sering diadakan upacara adat di danau  tersebut di mana masyarakat memberikan persembahan hasil bumi kepada  arwah di danau tersebut.

Perubahan alam dan kepercayaan abadi 

Gunung  Kelimutu pernah meletus pada tahun 1886 dan meninggalkan tiga kawah  berbentuk danau yang warna airnya dapat berubah-ubah secara tak terduga,  sesuai dengan kandungan mineral dan cuaca. Perubahan tak terduga warna  air danau tersebut menjadikan misteri tersendiri yang belum mampu  dipecahkan hingga sekarang.

Patut diketahui, d</itunes:summary>
		<itunes:keywords>Bali,-,Nusa,Tenggara,,Nusa,Tenggara,,Travel</itunes:keywords>
		<itunes:author>suararadio@yahoo.com</itunes:author>
		<itunes:explicit>no</itunes:explicit>
		<itunes:block>No</itunes:block>
	</item>
		<item>
		<title>Tradisi Perang Pisang, Test Uji Mental Calon Pemimpin Desa</title>
		<link>/2012/03/15/tradisi-perang-pisang/</link>
		<comments>/2012/03/15/tradisi-perang-pisang/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Mar 2012 17:02:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sync</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bali]]></category>

		<category><![CDATA[Bali - Nusa Tenggara]]></category>

		<category><![CDATA[Travel]]></category>

		<category><![CDATA[rasikafm-semarang]]></category>

		<category><![CDATA[tradisi perang pisang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">/2012/03/tradisi-perang-pisang/</guid>
		<description><![CDATA[

Satu lagi tradisi unik yang kerap dilakukan sebagian masyarakat Bali khususnya yang tinggal di daerah Desa Tenganan Daud Tukad, yakni tradisi Perang Pisang. Sebagaimana diketahui bahwa Desa Tenganan merupakan desa tua di Bali yang disebut juga dengan Bali Aga.
 
Apa yang menarik dari upacara Perang Pisang ini? Perang Pisang ini dilakukan dalam rangka melakukan pemilihan ketua dan wakil ketua kelompok pemuda di desa ini. Tujuannya ialah untuk melakukan tes dan uji mental kepada para calon yang akan menjadi pemimpin desa setempat. Mereka harus lulus ujian dalam tradisi ini jika ingin ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]><xml> <w:WordDocument> <w:View>Normal</w:View> <w:Zoom>0</w:Zoom> <w:TrackMoves /> <w:TrackFormatting /> <w:PunctuationKerning /> <w:ValidateAgainstSchemas /> <w:SaveIfXMLInvalid>false</w:SaveIfXMLInvalid> <w:IgnoreMixedContent>false</w:IgnoreMixedContent> <w:AlwaysShowPlaceholderText>false</w:AlwaysShowPlaceholderText> <w:DoNotPromoteQF /> <w:LidThemeOther>EN-US</w:LidThemeOther> <w:LidThemeAsian>X-NONE</w:LidThemeAsian> <w:LidThemeComplexScript>X-NONE</w:LidThemeComplexScript> <w:Compatibility> <w:BreakWrappedTables /> <w:SnapToGridInCell /> <w:WrapTextWithPunct /> <w:UseAsianBreakRules /> <w:DontGrowAutofit /> <w:SplitPgBreakAndParaMark /> <w:DontVertAlignCellWithSp /> <w:DontBreakConstrainedForcedTables /> <w:DontVertAlignInTxbx /> <w:Word11KerningPairs /> <w:CachedColBalance /> </w:Compatibility> <w:BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w:BrowserLevel> <m:mathPr> <m:mathFont m:val="Cambria Math" /> <m:brkBin m:val="before" /> <m:brkBinSub m:val=" " /> <m:smallFrac m:val="off" /> <m:dispDef /> <m:lMargin m:val="0" /> <m:rMargin m:val="0" /> <m:defJc m:val="centerGroup" /> <m:wrapIndent m:val="1440" /> <m:intLim m:val="subSup" /> <m:naryLim m:val="undOvr" /> </m:mathPr></w:WordDocument> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"   DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"   LatentStyleCount="267"> <w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid" /> <w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading" /> </w:LatentStyles> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 10]><br />
<mce:style><!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0cm; 	mso-para-margin-right:0cm; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0cm; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;} --></p>
<p><!--[endif] --></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;"><a href="http://www.rasikafm.co.id/wp-content/uploads/2012/03/perang-pisang1.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-21739" title="perang-pisang1" src="http://www.rasikafm.co.id/wp-content/uploads/2012/03/perang-pisang1.jpg" alt="perang-pisang1" width="213" height="139" /></a></span><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;">Satu lagi tradisi unik yang kerap dilakukan sebagian masyarakat Bali khususnya yang tinggal di daerah Desa T</span><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;">enganan Daud Tukad, </span><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;">yakni tradisi Perang Pisang. Sebagaimana diketahui bahwa Desa Tenganan merupakan desa tua di Bali yang disebut juga dengan Bali Aga.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;"> </span></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;">Apa yang menarik dari upacara Perang Pisang ini? Perang Pisang ini dilakukan dalam rangka melakukan pemilihan ketua dan wakil ketua kelompok pemuda di desa ini. Tujuannya ialah untuk melakukan tes dan uji mental kepada para calon yang akan menjadi pemimpin desa setempat. Mereka harus lulus ujian dalam tradisi ini jika ingin karier-nya sebagai tokoh pemuda di Tenganan berjalan dengan mulus.</p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;">
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;">Prosesnya yakni ada sedikitnya 16 pemuda yang dipilih oleh Kelian adat sebagai lawan dalam perang melawan calon ketua dan wakil ketua oleh kelompok pemuda desa tersebut. Keseluruhan pemuda yang berjumlah 16 orang itu kemudian berkumpul disudut desa, ujung desa yang merupakan tempat mereka untuk mengganti pakaian. Baju mereka diganti dengan pakaian adat, kain kamben, dan penutup kepala yang disebut dengan udeng.</p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"><a href="http://www.rasikafm.co.id/wp-content/uploads/2012/03/perang-pisang2.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-21740" title="perang-pisang2" src="http://www.rasikafm.co.id/wp-content/uploads/2012/03/perang-pisang2.jpg" alt="perang-pisang2" width="319" height="238" /></a></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;">Pelaksanaan perang unik sendiri dilaksanakan berbarengan dengan Aci Katiga (upacara pada bulan ketiga dalam sistem penanggalan Tenganan). Sebelum perang dimulai, biasanya para pemuda akan terlebih dulu memetik buah pisang yang akan digunakan dalam berperang. Di ujung jalan yang berlawanan, berdiri dua pemuda yang akan menjadi lawan, mereka adalah calon ketua dan wakil ketua kelompok pemuda desa. Perang ini baru akan dianggap selesai kalau kedua calon pemimpin tersebut sudah memasuki pura yang menjadi terminal perjalanan mereka yang berperang.</p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;">
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"><strong>Lokasi Pelaksanaan Tradisi</strong></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;">Upacara Perang pisang yang unik ini terjadi di Desa Tenganan Daud Tukad, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, yang jaraknya sekitar 60 km dari Denpasar, Bali.</p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;">
<a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=%2F2012%2F03%2F15%2Ftradisi-perang-pisang%2F&amp;linkname=Tradisi%20Perang%20Pisang%2C%20Test%20Uji%20Mental%20Calon%20Pemimpin%20Desa"><img src="http://www.diradio.net/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>/2012/03/15/tradisi-perang-pisang/feed/</wfw:commentRss>
			<enclosure url="http://www.diradio.net/podpress_trac/feed/50111/0/bali-tradisi-perang-pisang.mp3" length="3147233" type="audio/mpeg"/>
<itunes:duration>3:17</itunes:duration>
		<itunes:subtitle>Satu lagi tradisi unik yang kerap dilakukan sebagian masyarakat Bali khususnya yang tinggal di daerah Desa Tenganan Daud Tukad, yakni tradisi Perang Pisang. Sebagaimana diketahui ...</itunes:subtitle>
		<itunes:summary>Satu lagi tradisi unik yang kerap dilakukan sebagian masyarakat Bali khususnya yang tinggal di daerah Desa Tenganan Daud Tukad, yakni tradisi Perang Pisang. Sebagaimana diketahui bahwa Desa Tenganan merupakan desa tua di Bali yang disebut juga dengan Bali Aga.
 
Apa yang menarik dari upacara Perang Pisang ini? Perang Pisang ini dilakukan dalam rangka melakukan pemilihan ketua dan wakil ketua kelompok pemuda di desa ini. Tujuannya ialah untuk melakukan tes dan uji mental kepada para calon yang akan menjadi pemimpin desa setempat. Mereka harus lulus ujian dalam tradisi ini jika ingin karier-nya sebagai tokoh pemuda di Tenganan berjalan dengan mulus.

Prosesnya yakni ada sedikitnya 16 pemuda yang dipilih oleh Kelian adat sebagai lawan dalam perang melawan calon ketua dan wakil ketua oleh kelompok pemuda desa tersebut. Keseluruhan pemuda yang berjumlah 16 orang itu kemudian berkumpul disudut desa, ujung desa yang merupakan tempat mereka untuk mengganti pakaian. Baju mereka diganti dengan pakaian adat, kain kamben, dan penutup kepala yang disebut dengan udeng.

Pelaksanaan perang unik sendiri dilaksanakan berbarengan dengan Aci Katiga (upacara pada bulan ketiga dalam sistem penanggalan Tenganan). Sebelum perang dimulai, biasanya para pemuda akan terlebih dulu memetik buah pisang yang akan digunakan dalam berperang. Di ujung jalan yang berlawanan, berdiri dua pemuda yang akan menjadi lawan, mereka adalah calon ketua dan wakil ketua kelompok pemuda desa. Perang ini baru akan dianggap selesai kalau kedua calon pemimpin tersebut sudah memasuki pura yang menjadi terminal perjalanan mereka yang berperang.

Lokasi Pelaksanaan Tradisi
Upacara Perang pisang yang unik ini terjadi di Desa Tenganan Daud Tukad, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, yang jaraknya sekitar 60 km dari Denpasar, Bali.
</itunes:summary>
		<itunes:keywords>Bali,,Bali,-,Nusa,Tenggara,,Travel</itunes:keywords>
		<itunes:author>suararadio@yahoo.com</itunes:author>
		<itunes:explicit>no</itunes:explicit>
		<itunes:block>No</itunes:block>
	</item>
		<item>
		<title>Pasar Tradisional Ubud, Pasar Oleh-oleh Bali</title>
		<link>/2012/03/15/pasar-tradisional-ubud/</link>
		<comments>/2012/03/15/pasar-tradisional-ubud/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Mar 2012 17:02:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sync</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bali]]></category>

		<category><![CDATA[Bali - Nusa Tenggara]]></category>

		<category><![CDATA[Travel]]></category>

		<category><![CDATA[pasar ubud]]></category>

		<category><![CDATA[rasikafm-semarang]]></category>

		<category><![CDATA[suararadio]]></category>

		<guid isPermaLink="false">/2012/03/pasar-tradisional-ubud/</guid>
		<description><![CDATA[

Pasar Tradisional Ubud merupakan salah satu pelengkap keanekaragaman Bali sebagai lokasi wisata yang terkenal sampai ke mancanegara. Berbagai barang-barang kebutuhan sehari-hari dengan harga yang murah khas pasar-pasar di tempat lainnya di Indonesia bisa Anda didapatkan. Barang-barang yang ditawarkannya terbilang berkualitas namun harganya cukup terjangkau sehingga tak heran menurut orang-orang yang pernah kesini berani mengklaim bahwa Pasar Tradisional Ubud ini merupakan pasar terbaik di Bali.

Pasar Tradisonal ini terbagi kedalam dua wilayah, dimana yang pertama berada di sebelah barat. Kawasan Barat ini lebih dikenal dengan Pasar Seni Ubud karena ditempat inilah banyak ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]><xml> <w:WordDocument> <w:View>Normal</w:View> <w:Zoom>0</w:Zoom> <w:TrackMoves /> <w:TrackFormatting /> <w:PunctuationKerning /> <w:ValidateAgainstSchemas /> <w:SaveIfXMLInvalid>false</w:SaveIfXMLInvalid> <w:IgnoreMixedContent>false</w:IgnoreMixedContent> <w:AlwaysShowPlaceholderText>false</w:AlwaysShowPlaceholderText> <w:DoNotPromoteQF /> <w:LidThemeOther>EN-US</w:LidThemeOther> <w:LidThemeAsian>X-NONE</w:LidThemeAsian> <w:LidThemeComplexScript>X-NONE</w:LidThemeComplexScript> <w:Compatibility> <w:BreakWrappedTables /> <w:SnapToGridInCell /> <w:WrapTextWithPunct /> <w:UseAsianBreakRules /> <w:DontGrowAutofit /> <w:SplitPgBreakAndParaMark /> <w:DontVertAlignCellWithSp /> <w:DontBreakConstrainedForcedTables /> <w:DontVertAlignInTxbx /> <w:Word11KerningPairs /> <w:CachedColBalance /> </w:Compatibility> <w:BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w:BrowserLevel> <m:mathPr> <m:mathFont m:val="Cambria Math" /> <m:brkBin m:val="before" /> <m:brkBinSub m:val=" " /> <m:smallFrac m:val="off" /> <m:dispDef /> <m:lMargin m:val="0" /> <m:rMargin m:val="0" /> <m:defJc m:val="centerGroup" /> <m:wrapIndent m:val="1440" /> <m:intLim m:val="subSup" /> <m:naryLim m:val="undOvr" /> </m:mathPr></w:WordDocument> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"   DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"   LatentStyleCount="267"> <w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid" /> <w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading" /> </w:LatentStyles> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 10]><br />
<mce:style><!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0cm; 	mso-para-margin-right:0cm; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0cm; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;} --></p>
<p><!--[endif] --></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"><a href="http://www.rasikafm.co.id/wp-content/uploads/2012/03/1.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-21730" title="1" src="http://www.rasikafm.co.id/wp-content/uploads/2012/03/1.jpg" alt="1" width="221" height="146" /></a>Pasar Tradisional Ubud merupakan salah satu pelengkap keanekaragaman Bali sebagai lokasi wisata yang terkenal sampai ke mancanegara. Berbagai barang-barang kebutuhan sehari-hari dengan harga yang murah khas pasar-pasar di tempat lainnya di Indonesia bisa Anda didapatkan. Barang-barang yang ditawarkannya terbilang berkualitas namun harganya cukup terjangkau sehingga tak heran menurut orang-orang yang pernah kesini berani mengklaim bahwa Pasar Tradisional Ubud ini merupakan pasar terbaik di Bali.</p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;">
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;">Pasar Tradisonal ini terbagi kedalam dua wilayah, dimana yang pertama berada di sebelah barat. Kawasan Barat ini lebih dikenal dengan Pasar Seni Ubud karena ditempat inilah banyak pedagang yang menjajakan barang-barang seni dan kerajinan khas Bali semacam sendal khas Bali, Baju Bali, sarung pantai, tikar, lukisan, patung, cermin unik sampai gantungan kuncipun ada disini.<a href="http://www.suararadio.com/wp-content/uploads/2012/03/ubud-market0001.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-54360" title="ubud-market0001" src="http://www.suararadio.com/wp-content/uploads/2012/03/ubud-market0001.jpg" alt="ubud-market0001" width="273" height="174" /></a></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;">Bagi Anda yang ingin berbelanja oleh-oleh khas Bali dengan kualitas terbaik dan harga yang terjangkau, maka direkomendasikan untuk berbelanja disini saja. Pedagang biasanya mengambil langsung barang-barang seni dan kerajinan yang dijualnya dari para pengrajin Bali sehingga berdampak pada harganya yang bisa ditawar. Sedangkan wilayah yang kedua ialah Pasar Tradisional Ubud yang menjual barang-barang kebutuhan pokok seperti beras, sayur-mayur buah-buahan, dan lainnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;"><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;"><a href="http://www.rasikafm.co.id/wp-content/uploads/2012/03/3.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-21732" title="3" src="http://www.rasikafm.co.id/wp-content/uploads/2012/03/3.jpg" alt="3" width="332" height="250" /></a>Jam operasional di pasar barang-barang kebutuhan pokok ini berbeda dengan jam buka Pasar seni Ubud yakni dari dinihari sampai siang hari. Lokasi berbelanja ini patut Anda kunjungi jika ingin mendapatkan oleh-oleh khas Bali yang unik dan murah. Disini Anda bisa menawar sepuasnya sampai barang yang diinginkan tersebut sesuai degan harga yang<em> sreg</em> dihati Anda. Maka, segeralah berkunjung ke Pasar Ubud ini!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"><span style="font-size: 12pt; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;"> </span></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"><strong>Lokasi</strong></p>
<p><span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &quot;Times New Roman&quot;,&quot;serif&quot;;">Pasar Tradisional Ubud berlokasi di Jalan Raya Ubud, Gianyar, Bali Indonesia.<br />
<strong>Jam buka:</strong> jam 04.00  18.00</span></p>
<a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=%2F2012%2F03%2F15%2Fpasar-tradisional-ubud%2F&amp;linkname=Pasar%20Tradisional%20Ubud%2C%20Pasar%20Oleh-oleh%20Bali"><img src="http://www.diradio.net/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>/2012/03/15/pasar-tradisional-ubud/feed/</wfw:commentRss>
			<enclosure url="http://www.diradio.net/podpress_trac/feed/50099/0/bali-pasar-tradisional-ubud.mp3" length="1839856" type="audio/mpeg"/>
<itunes:duration>1:55</itunes:duration>
		<itunes:subtitle>Pasar Tradisional Ubud merupakan salah satu pelengkap keanekaragaman Bali sebagai lokasi wisata yang terkenal sampai ke mancanegara. Berbagai barang-barang kebutuhan sehari-hari dengan harga yang murah ...</itunes:subtitle>
		<itunes:summary>Pasar Tradisional Ubud merupakan salah satu pelengkap keanekaragaman Bali sebagai lokasi wisata yang terkenal sampai ke mancanegara. Berbagai barang-barang kebutuhan sehari-hari dengan harga yang murah khas pasar-pasar di tempat lainnya di Indonesia bisa Anda didapatkan. Barang-barang yang ditawarkannya terbilang berkualitas namun harganya cukup terjangkau sehingga tak heran menurut orang-orang yang pernah kesini berani mengklaim bahwa Pasar Tradisional Ubud ini merupakan pasar terbaik di Bali.

Pasar Tradisonal ini terbagi kedalam dua wilayah, dimana yang pertama berada di sebelah barat. Kawasan Barat ini lebih dikenal dengan Pasar Seni Ubud karena ditempat inilah banyak pedagang yang menjajakan barang-barang seni dan kerajinan khas Bali semacam sendal khas Bali, Baju Bali, sarung pantai, tikar, lukisan, patung, cermin unik sampai gantungan kuncipun ada disini.

Bagi Anda yang ingin berbelanja oleh-oleh khas Bali dengan kualitas terbaik dan harga yang terjangkau, maka direkomendasikan untuk berbelanja disini saja. Pedagang biasanya mengambil langsung barang-barang seni dan kerajinan yang dijualnya dari para pengrajin Bali sehingga berdampak pada harganya yang bisa ditawar. Sedangkan wilayah yang kedua ialah Pasar Tradisional Ubud yang menjual barang-barang kebutuhan pokok seperti beras, sayur-mayur buah-buahan, dan lainnya.
 
Jam operasional di pasar barang-barang kebutuhan pokok ini berbeda dengan jam buka Pasar seni Ubud yakni dari dinihari sampai siang hari. Lokasi berbelanja ini patut Anda kunjungi jika ingin mendapatkan oleh-oleh khas Bali yang unik dan murah. Disini Anda bisa menawar sepuasnya sampai barang yang diinginkan tersebut sesuai degan harga yang sreg dihati Anda. Maka, segeralah berkunjung ke Pasar Ubud ini!
 
Lokasi

Pasar Tradisional Ubud berlokasi di Jalan Raya Ubud, Gianyar, Bali Indonesia.
Jam buka: jam 04.00  18.00</itunes:summary>
		<itunes:keywords>Bali,,Bali,-,Nusa,Tenggara,,Travel</itunes:keywords>
		<itunes:author>suararadio@yahoo.com</itunes:author>
		<itunes:explicit>no</itunes:explicit>
		<itunes:block>No</itunes:block>
	</item>
		<item>
		<title>Tradisi Megibung Kampung Islam Kepaon Bali</title>
		<link>/2011/08/08/tradisi-megibung-kampung-islam-kepaon-bali/</link>
		<comments>/2011/08/08/tradisi-megibung-kampung-islam-kepaon-bali/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Aug 2011 07:14:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sync</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bali]]></category>

		<category><![CDATA[Travel]]></category>

		<category><![CDATA[kepoan bali]]></category>

		<category><![CDATA[klite-bandung]]></category>

		<category><![CDATA[tradisi megibung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">/2011/08/tradisi-megibung-kampung-islam-kepaon-bali/</guid>
		<description><![CDATA[Untuk tetap menjaga rasa persaudaraan warga muslim Kepaon Denpasar, tradisi Megibung masih setia dilakukan setiap 10 hari di bulan puasa. Megibung merupakan upacara selamatan warga dan jama&#8217;ah Masjid Al Muhajirin Kepaon Denpasar usai melakukan pembacaan 30 Juz Al-quran atau Khataman. Tradisi unik ini dilakukan dengan cara makan bersama dalam satu wadah. Sebelum melakukan tradisi ini, terlebih dahulu para jama&#8217;ah mengawalinya dengan takjil atau membatalkan puasa, kemudian salat Magrib berjamaah. Setelah itu, barulah para jama&#8217;ah menyerbu makanan tersebut. Umumnya dalam satu baki makanan disantap empat hingga enam orang. Jenis makanannya pun ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.1071klitefm.com/wp-content/uploads/2011/08/megibung.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-7100" title="Megibung" src="http://www.1071klitefm.com/wp-content/uploads/2011/08/megibung.jpg" alt="Megibung" /></a>Untuk tetap menjaga rasa persaudaraan warga muslim Kepaon Denpasar, tradisi Megibung masih setia dilakukan setiap 10 hari di bulan puasa. Megibung merupakan upacara selamatan warga dan jama&#8217;ah Masjid Al Muhajirin Kepaon Denpasar usai melakukan pembacaan 30 Juz Al-quran atau Khataman. Tradisi unik ini dilakukan dengan cara makan bersama dalam satu wadah. Sebelum melakukan tradisi ini, terlebih dahulu para jama&#8217;ah mengawalinya dengan takjil atau membatalkan puasa, kemudian salat Magrib berjamaah. Setelah itu, barulah para jama&#8217;ah menyerbu makanan tersebut. Umumnya dalam satu baki makanan disantap empat hingga enam orang. Jenis makanannya pun beragam, namun biasanya yang menjadi makanan pokok yakni nasi tumpeng yang dihidangkan dengan berbagai lauk pauk seperti ayam goreng, sayur, telur dan buah-buahan dan berbagai jenis minuman. Tradisi ini ada sejak umat muslim ada di Bali di mana Kepaon merupakan pecahan dari Kampung Bugis di Pulau Serangan. tradisi ini menyenangkan karena merupakan kegiatan yang dapat menjalin tali silaturahmi.</p>
<a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=%2F2011%2F08%2F08%2Ftradisi-megibung-kampung-islam-kepaon-bali%2F&amp;linkname=Tradisi%20Megibung%20Kampung%20Islam%20Kepaon%20Bali"><img src="http://www.diradio.net/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>/2011/08/08/tradisi-megibung-kampung-islam-kepaon-bali/feed/</wfw:commentRss>
			<enclosure url="http://www.diradio.net/podpress_trac/feed/32904/0/tradisi-megibung-kampung-islam-kepaon-bali.mp3" length="435632" type="audio/mpeg"/>
<itunes:duration>00:01:01</itunes:duration>
		<itunes:subtitle>Untuk tetap menjaga rasa persaudaraan warga muslim Kepaon Denpasar, tradisi Megibung masih setia dilakukan setiap 10 hari di bulan puasa. Megibung merupakan upacara selamatan warga ...</itunes:subtitle>
		<itunes:summary>Untuk tetap menjaga rasa persaudaraan warga muslim Kepaon Denpasar, tradisi Megibung masih setia dilakukan setiap 10 hari di bulan puasa. Megibung merupakan upacara selamatan warga dan jama'ah Masjid Al Muhajirin Kepaon Denpasar usai melakukan pembacaan 30 Juz Al-quran atau Khataman. Tradisi unik ini dilakukan dengan cara makan bersama dalam satu wadah. Sebelum melakukan tradisi ini, terlebih dahulu para jama'ah mengawalinya dengan takjil atau membatalkan puasa, kemudian salat Magrib berjamaah. Setelah itu, barulah para jama'ah menyerbu makanan tersebut. Umumnya dalam satu baki makanan disantap empat hingga enam orang. Jenis makanannya pun beragam, namun biasanya yang menjadi makanan pokok yakni nasi tumpeng yang dihidangkan dengan berbagai lauk pauk seperti ayam goreng, sayur, telur dan buah-buahan dan berbagai jenis minuman. Tradisi ini ada sejak umat muslim ada di Bali di mana Kepaon merupakan pecahan dari Kampung Bugis di Pulau Serangan. tradisi ini menyenangkan karena merupakan kegiatan yang dapat menjalin tali silaturahmi.</itunes:summary>
		<itunes:keywords>Bali,,Travel</itunes:keywords>
		<itunes:author>suararadio@yahoo.com</itunes:author>
		<itunes:explicit>no</itunes:explicit>
		<itunes:block>No</itunes:block>
	</item>
		<item>
		<title>Kapal Pesiar Sulit Bersandar di Bali</title>
		<link>/2011/07/20/kapal-pesiar-sulit-bersandar-di-bali-kompascom/</link>
		<comments>/2011/07/20/kapal-pesiar-sulit-bersandar-di-bali-kompascom/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Jul 2011 07:06:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sync</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bali]]></category>

		<category><![CDATA[Travel]]></category>

		<category><![CDATA[harleyradishow]]></category>

		<category><![CDATA[Kapal Pesiar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">/2011/07/kapal-pesiar-sulit-bersandar-di-bali-kompascom/</guid>
		<description><![CDATA[

Kapal pesiar MV Clipper Odyssey asal Miami Amerika Serikat, yang membawa 115 wisatawan dari Amerika, Kanada, Australia, Inggris, dan New Zealand melepas sauh
DENPASAR, KOMPAS.com  Kapal pesiar besar dengan panjang di atas 190 meter masih sulit bersandar di Bali karena keterbatasan infrastruktur pelabuhan. Sejak awal tahun ini sudah ada empat kapal pesiar besar yang gagal bersandar di Pelabuhan Benoa, Denpasar, karena terhalang karang di alur masuk pelabuhan.
Salah satu kapal pesiar yang gagal bersandar itu adalah Legend of the Sea. Kapal pesiar dengan panjang 264 meter dan berkapasitas 1.615 penumpang ini ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.harleyradioshow.com/wp-content/uploads/2011/03/kapal-pesiar.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-7252" title="kapal-pesiar" src="http://www.harleyradioshow.com/wp-content/uploads/2011/03/kapal-pesiar.jpg" alt="kapal-pesiar" /></a></p>
<div class="left">
<div class="font12 c_abu03_kompas2011 pb_3">Kapal pesiar MV Clipper Odyssey asal Miami Amerika Serikat, yang membawa 115 wisatawan dari Amerika, Kanada, Australia, Inggris, dan New Zealand melepas sauh</div>
<p><strong>DENPASAR, KOMPAS.com</strong>  Kapal pesiar besar dengan panjang di atas 190 meter masih sulit bersandar di Bali karena keterbatasan infrastruktur pelabuhan. Sejak awal tahun ini sudah ada empat kapal pesiar besar yang gagal bersandar di Pelabuhan Benoa, Denpasar, karena terhalang karang di alur masuk pelabuhan.</p>
<p>Salah satu kapal pesiar yang gagal bersandar itu adalah Legend of the Sea. Kapal pesiar dengan panjang 264 meter dan berkapasitas 1.615 penumpang ini terpaksa berlabuh sejarak 1,5 kilometer dari dermaga pelabuhan pada Selasa (1/3/2011) sore. Para penumpang pun diangkut dengan sekoci untuk sampai ke dermaga.</p>
<p>Manajer Usaha PT Pelabuhan Indonesia III Cabang Benoa Dewa Adi Kumara Jaya, Rabu (2/3/2011) di Denpasar, mengatakan, kapal pesiar dari Singapura itu tidak bisa bersandar karena alasan keselamatan.</p>
<p>Untuk sampai ke dermaga kapal, harus berbelok tajam dan ada karang di alur itu, kata Dewa.</p>
<p>Alur pelabuhan Benoa sepanjang 3.600 meter dan lebar 150 meter. Alur pelabuhan itu diapit Pulau Serangan dan Tanjung Benoa, di antaranya, masih terdapat hamparan karang yang dapat merusak kapal.</p>
<p>Pada Rabu siang, tampak masih ada satu kapal pesiar Silver Shadow dari Singapura yang bersandar di Pelabuhan Benoa. Kapal itu panjangnya 186 meter, masih bisa masuk, kata Dewa.</p>
<p>Berdasarkan catatan PT Pelindo III Cabang Benoa, sejak awal 2011 sudah ada 10 kapal pesiar yang datang dan empat di antaranya tidak dapat bersandar. Kapal yang tidak bisa bersandar berukuran 250 meter hingga 300 meter.</p>
<p>Jumlah kunjungan kapal pesiar ke Pelabuhan Benoa pada 2010 sebanyak 28 kapal. Tahun ini kami menargetkan ada lebih dari 30 kapal yang datang, kata Dewa.</p>
<p>Menurut Ketua Tim Cruise Bali Tourism Board Kadek Darmayasa, tahun ini akan ada 140 kapal pesiar yang siap datang ke Bali. Namun, kapal itu bisa saja membatalkan perjalanan ke Bali jika kondisi tidak memungkinkan.</p>
<p>Masalah infrastruktur pelabuhan menjadi pertimbangan besar,  katanya.</p>
<p>Ketua Bali Tourism Board Ida Bagus Ngurah Wijaya mengatakan, lemahnya infrastruktur pelabuhan untuk kapal pesiar besar merupakan kehilangan besar di sektor pariwisata. Alasannya, satu kapal pesiar besar membawa ribuan turis asing berdaya beli tinggi yang bisa membawa pengaruh positif terhadap perekonomian di daerah yang dituju.</p>
<p>Menurut Wijaya, perusahaan kapal pesiar besar akan berpikir dua kali jika ingin singgah di Bali. Alasannya, sebagian besar penumpang sudah lanjut usia. Sangat riskan jika mereka harus naik sekoci atau tongkang untuk menuju ke dermaga, katanya.</p>
<p>Selain di Pelabuhan Benoa, kapal pesiar besar juga sering singgah di Pelabuhan Padang Bai, Kabupaten Karangasem. Namun, kapal pesiar besar juga tidak dapat bersandar di Pelabuhan Padang Bai karena keterbatasan kemampuan dermaga.</p>
<p>Permasalahan pelabuhan ini sudah ada sejak lama, tetap belum juga dibenahi, kata Wijaya. Para pelaku pariwisata berharap, pemerintah memberi perhatian khusus terhadap keterbatasan infrastruktur pelabuhan karena Indonesia bagian timur memiliki potensi yang luar biasa untuk wisata kapal pesiar.</p></div>
<a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=%2F2011%2F07%2F20%2Fkapal-pesiar-sulit-bersandar-di-bali-kompascom%2F&amp;linkname=Kapal%20Pesiar%20Sulit%20Bersandar%20di%20Bali"><img src="http://www.diradio.net/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>/2011/07/20/kapal-pesiar-sulit-bersandar-di-bali-kompascom/feed/</wfw:commentRss>
			<enclosure url="http://www.diradio.net/podpress_trac/feed/27649/0/kapal-pesiar-sulit-bersandar-di-bali-kompascom.mp3" length="3445656" type="audio/mpeg"/>
<itunes:duration>00:01:01</itunes:duration>
		<itunes:subtitle>Kapal pesiar MV Clipper Odyssey asal Miami Amerika Serikat, yang membawa 115 wisatawan dari Amerika, Kanada, Australia, Inggris, dan New Zealand melepas sauh
DENPASAR, KOMPAS.com  ...</itunes:subtitle>
		<itunes:summary>Kapal pesiar MV Clipper Odyssey asal Miami Amerika Serikat, yang membawa 115 wisatawan dari Amerika, Kanada, Australia, Inggris, dan New Zealand melepas sauh
DENPASAR, KOMPAS.com  Kapal pesiar besar dengan panjang di atas 190 meter masih sulit bersandar di Bali karena keterbatasan infrastruktur pelabuhan. Sejak awal tahun ini sudah ada empat kapal pesiar besar yang gagal bersandar di Pelabuhan Benoa, Denpasar, karena terhalang karang di alur masuk pelabuhan.

Salah satu kapal pesiar yang gagal bersandar itu adalah Legend of the Sea. Kapal pesiar dengan panjang 264 meter dan berkapasitas 1.615 penumpang ini terpaksa berlabuh sejarak 1,5 kilometer dari dermaga pelabuhan pada Selasa (1/3/2011) sore. Para penumpang pun diangkut dengan sekoci untuk sampai ke dermaga.

Manajer Usaha PT Pelabuhan Indonesia III Cabang Benoa Dewa Adi Kumara Jaya, Rabu (2/3/2011) di Denpasar, mengatakan, kapal pesiar dari Singapura itu tidak bisa bersandar karena alasan keselamatan.

Untuk sampai ke dermaga kapal, harus berbelok tajam dan ada karang di alur itu, kata Dewa.

Alur pelabuhan Benoa sepanjang 3.600 meter dan lebar 150 meter. Alur pelabuhan itu diapit Pulau Serangan dan Tanjung Benoa, di antaranya, masih terdapat hamparan karang yang dapat merusak kapal.

Pada Rabu siang, tampak masih ada satu kapal pesiar Silver Shadow dari Singapura yang bersandar di Pelabuhan Benoa. Kapal itu panjangnya 186 meter, masih bisa masuk, kata Dewa.

Berdasarkan catatan PT Pelindo III Cabang Benoa, sejak awal 2011 sudah ada 10 kapal pesiar yang datang dan empat di antaranya tidak dapat bersandar. Kapal yang tidak bisa bersandar berukuran 250 meter hingga 300 meter.

Jumlah kunjungan kapal pesiar ke Pelabuhan Benoa pada 2010 sebanyak 28 kapal. Tahun ini kami menargetkan ada lebih dari 30 kapal yang datang, kata Dewa.

Menurut Ketua Tim Cruise Bali Tourism Board Kadek Darmayasa, tahun ini akan ada 140 kapal pesiar yang siap datang ke Bali. Namun, kapal itu bisa saja membatalkan perjalanan ke Bali jika kondisi tidak memungkinkan.

Masalah infrastruktur pelabuhan menjadi pertimbangan besar,  katanya.

Ketua Bali Tourism Board Ida Bagus Ngurah Wijaya mengatakan, lemahnya infrastruktur pelabuhan untuk kapal pesiar besar merupakan kehilangan besar di sektor pariwisata. Alasannya, satu kapal pesiar besar membawa ribuan turis asing berdaya beli tinggi yang bisa membawa pengaruh positif terhadap perekonomian di daerah yang dituju.

Menurut Wijaya, perusahaan kapal pesiar besar akan berpikir dua kali jika ingin singgah di Bali. Alasannya, sebagian besar penumpang sudah lanjut usia. Sangat riskan jika mereka harus naik sekoci atau tongkang untuk menuju ke dermaga, katanya.

Selain di Pelabuhan Benoa, kapal pesiar besar juga sering singgah di Pelabuhan Padang Bai, Kabupaten Karangasem. Namun, kapal pesiar besar juga tidak dapat bersandar di Pelabuhan Padang Bai karena keterbatasan kemampuan dermaga.

Permasalahan pelabuhan ini sudah ada sejak lama, tetap belum juga dibenahi, kata Wijaya. Para pelaku pariwisata berharap, pemerintah memberi perhatian khusus terhadap keterbatasan infrastruktur pelabuhan karena Indonesia bagian timur memiliki potensi yang luar biasa untuk wisata kapal pesiar.</itunes:summary>
		<itunes:keywords>Bali,,Travel</itunes:keywords>
		<itunes:author>suararadio@yahoo.com</itunes:author>
		<itunes:explicit>no</itunes:explicit>
		<itunes:block>No</itunes:block>
	</item>
		<item>
		<title>Mesiyat Tipat Bantal, Syukuri Panen</title>
		<link>/2009/10/07/mesiyat-tipat-bantal-syukuri-panen/</link>
		<comments>/2009/10/07/mesiyat-tipat-bantal-syukuri-panen/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Oct 2009 02:53:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bali - Nusa Tenggara]]></category>

		<category><![CDATA[Jawa]]></category>

		<category><![CDATA[Travel]]></category>

		<category><![CDATA[Mesiyat Tipat Bantal]]></category>

		<category><![CDATA[Syukuri Panen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.suararadio.com/?p=2445</guid>
		<description><![CDATA[Badung: Warga Desa Adat Kapal, Kabupaten Badung, Bali, selalu menggelar tradisi mesiyat tipat bantal setelah melakukan panen raya. Tradisi yang dilakukan setahun sekali dan diikuti semua warga desa ini sebagai ungkapan rasa syukur terhadap Sang Pencipta.
Berdasarkan pantauan SCTV, Selasa (6/10), tradisi perang tipat bantal atau saling lempar ketupat dikuti ratusan warga desa. Saling lempar ketupat digelar di halaman luar pura Desa Adat Kapal. Dua kelompok warga utara dan selatan saling lempar ketupat hingga jalan di depan pura.
Meski cukup sakit terkena lemparan, tak ada rasa kesal atau marah. Setelah berlangsung selama ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Badung: </strong>Warga Desa Adat Kapal, Kabupaten Badung, Bali, selalu menggelar tradisi <em>mesiyat tipat bantal</em> setelah melakukan panen raya. Tradisi yang dilakukan setahun sekali dan diikuti semua warga desa ini sebagai ungkapan rasa syukur terhadap Sang Pencipta.</p>
<p>Berdasarkan pantauan <em>SCTV</em>, Selasa (6/10), tradisi perang <em>tipat bantal</em> atau saling lempar ketupat dikuti ratusan warga desa. Saling lempar ketupat digelar di halaman luar pura Desa Adat Kapal. Dua kelompok warga utara dan selatan saling lempar ketupat hingga jalan di depan pura.</p>
<p>Meski cukup sakit terkena lemparan, tak ada rasa kesal atau marah. Setelah berlangsung selama 30 menit, perang tipat bantal pun berakhir. Warga desa yang tadinya saling lempar tipat dan bantal, kemudian saling berpelukan dan saling sapa dalam suasana suka cita.</p>
<a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=%2F2009%2F10%2F07%2Fmesiyat-tipat-bantal-syukuri-panen%2F&amp;linkname=Mesiyat%20Tipat%20Bantal%2C%20Syukuri%20Panen"><img src="http://www.diradio.net/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>/2009/10/07/mesiyat-tipat-bantal-syukuri-panen/feed/</wfw:commentRss>
			<enclosure url="http://www.diradio.net/podpress_trac/feed/2445/0/new-091007atradisi-bali.mp3" length="1" type="audio/mpeg"/>
<itunes:duration>00:01:01</itunes:duration>
		<itunes:subtitle>Badung: Warga Desa Adat Kapal, Kabupaten Badung, Bali, selalu menggelar tradisi mesiyat tipat bantal setelah melakukan panen raya. Tradisi yang dilakukan setahun sekali dan diikuti ...</itunes:subtitle>
		<itunes:summary>Badung: Warga Desa Adat Kapal, Kabupaten Badung, Bali, selalu menggelar tradisi mesiyat tipat bantal setelah melakukan panen raya. Tradisi yang dilakukan setahun sekali dan diikuti semua warga desa ini sebagai ungkapan rasa syukur terhadap Sang Pencipta.

Berdasarkan pantauan SCTV, Selasa (6/10), tradisi perang tipat bantal atau saling lempar ketupat dikuti ratusan warga desa. Saling lempar ketupat digelar di halaman luar pura Desa Adat Kapal. Dua kelompok warga utara dan selatan saling lempar ketupat hingga jalan di depan pura.

Meski cukup sakit terkena lemparan, tak ada rasa kesal atau marah. Setelah berlangsung selama 30 menit, perang tipat bantal pun berakhir. Warga desa yang tadinya saling lempar tipat dan bantal, kemudian saling berpelukan dan saling sapa dalam suasana suka cita.</itunes:summary>
		<itunes:keywords>Bali,-,Nusa,Tenggara,,Jawa,,Travel</itunes:keywords>
		<itunes:author>suararadio@yahoo.com</itunes:author>
		<itunes:explicit>no</itunes:explicit>
		<itunes:block>No</itunes:block>
	</item>
		<item>
		<title>Taman Wisata Suranadi</title>
		<link>/2009/09/11/taman-wisata-suranadi/</link>
		<comments>/2009/09/11/taman-wisata-suranadi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Sep 2009 09:52:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dodoy</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bali - Nusa Tenggara]]></category>

		<category><![CDATA[Nusa Tenggara]]></category>

		<category><![CDATA[Travel]]></category>

		<category><![CDATA[Flores]]></category>

		<category><![CDATA[Mistery Warna Danau Kelimutu]]></category>

		<category><![CDATA[NTT]]></category>

		<category><![CDATA[taman wisata suranadi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.suararadio.com/?p=1532</guid>
		<description><![CDATA[
Pada Abat ke XIII/XIV datang seorang Bangsa India penyebar agama Hindu yang sakti bernama DANG HYANG NILARTA untuk mengunjungi Pulau Jawa, Bali dan Lombok dengan berjalan kaki sambil membawa tongkat sakti.
Sesampainya perjalanan Beliau di Lombok langsung diiringi oleh rombongan yang setia kepadanya, sampai di Lingsar beliau dan rombongan istirahat, setelah merasa segar perjalanan diteruskan masuk hutan Suranadi, disana rombongan istirahat selama empat kali dan selama istirahat Beliau menancapkan tongkatnya ke dalam tanah sebanyak empat kali yang belainan tempatnya, seketika itu air bersih menyembur keluar dan air pertama disebut air suci ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 10]><br />
<mce:style><!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0in; 	mso-para-margin-right:0in; 	mso-para-margin-bottom:0in; 	mso-para-margin-left:102.9pt; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	text-align:justify; 	text-indent:-17.85pt; 	line-height:200%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;} --></p>
<p><a href="http://www.suararadio.com/wp-content/uploads/2009/09/suranadi.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-53808" title="suranadi" src="http://www.suararadio.com/wp-content/uploads/2009/09/suranadi.jpg" alt="suranadi" /></a><!--[endif]--><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;">Pada Abat ke XIII/XIV datang seorang Bangsa India penyebar agama Hindu yang sakti bernama DANG HYANG NILARTA untuk mengunjungi Pulau Jawa, Bali dan Lombok dengan berjalan kaki sambil membawa tongkat sakti.</span></p>
<p><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;">Sesampainya perjalanan Beliau di Lombok langsung diiringi oleh rombongan yang setia kepadanya, sampai di Lingsar beliau dan rombongan istirahat, setelah merasa segar perjalanan diteruskan masuk hutan Suranadi, disana rombongan istirahat selama empat kali dan selama istirahat Beliau menancapkan tongkatnya ke dalam tanah sebanyak empat kali yang belainan tempatnya, seketika itu air bersih menyembur keluar dan air pertama disebut air suci pembersih, air kedua disebut air suci pengentas, air ketiga disebut air suci pelukatan dan air keempat disebut air suci petirta. Sumber air tersebut berada di dalam Hutan Wisata Suranadi.</span></p>
<p><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;">Untuk menghormati/mengenang jasa-jasa Beliau, di Lombok umumnya , di Lombok Barat khususnya, setiap tahun diadakan upacara agama Hindu Dharma pada waktu bulan purnama sasih kapat (Oktober/Nopember).</span></p>
<p><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;">Demikian pula dalam upacara penguburan mayat bagi penganut agama Hindu Dharma di Lombok Barat, bila seseorang telah meninggal jenazahnya cukup dibersihkan dengan memakai air suci pembersih/pengentas sebelum dikuburkan.</span></p>
<p><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;">Keadaan Umum Taman Wisata Suranadi</span></p>
<p><span style="font-size: 10pt; font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;;">Kelompok Hutan Suranadi yang terletak di Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, Propinsi Nusa Tenggara Barat telah ditetapkan sebagai <span>Taman Wisata Suranadi </span>dengan luas 52 Ha. Berdasarkan SK Menteri Pertanian tanggal 15 Oktober 1976 No. 646/Kpts/Um/10/76 Jo tanggal 30 Mei 1977 No. 274/Kpts/Um/5/77, guna meningkatkan fungsi konservasi baik flora/fauna maupun ekosistemnya, agar tercapai keserasian lingkungan dan yang dimanfaatkan sebagai obyek rekreasi, pendidikan, kebudayaan, penelitian dan kepariwisataan.</span></p>
<a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=%2F2009%2F09%2F11%2Ftaman-wisata-suranadi%2F&amp;linkname=Taman%20Wisata%20Suranadi"><img src="http://www.diradio.net/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>/2009/09/11/taman-wisata-suranadi/feed/</wfw:commentRss>
			<enclosure url="http://www.diradio.net/podpress_trac/feed/1532/0/semalamdicianjur.mp3" length="962194" type="audio/mpeg"/>
<itunes:duration>00:01:01</itunes:duration>
		<itunes:subtitle>Pada Abat ke XIII/XIV datang seorang Bangsa India penyebar agama Hindu yang sakti bernama DANG HYANG NILARTA untuk mengunjungi Pulau Jawa, Bali dan Lombok dengan ...</itunes:subtitle>
		<itunes:summary>Pada Abat ke XIII/XIV datang seorang Bangsa India penyebar agama Hindu yang sakti bernama DANG HYANG NILARTA untuk mengunjungi Pulau Jawa, Bali dan Lombok dengan berjalan kaki sambil membawa tongkat sakti.

Sesampainya perjalanan Beliau di Lombok langsung diiringi oleh rombongan yang setia kepadanya, sampai di Lingsar beliau dan rombongan istirahat, setelah merasa segar perjalanan diteruskan masuk hutan Suranadi, disana rombongan istirahat selama empat kali dan selama istirahat Beliau menancapkan tongkatnya ke dalam tanah sebanyak empat kali yang belainan tempatnya, seketika itu air bersih menyembur keluar dan air pertama disebut air suci pembersih, air kedua disebut air suci pengentas, air ketiga disebut air suci pelukatan dan air keempat disebut air suci petirta. Sumber air tersebut berada di dalam Hutan Wisata Suranadi.

Untuk menghormati/mengenang jasa-jasa Beliau, di Lombok umumnya , di Lombok Barat khususnya, setiap tahun diadakan upacara agama Hindu Dharma pada waktu bulan purnama sasih kapat (Oktober/Nopember).

Demikian pula dalam upacara penguburan mayat bagi penganut agama Hindu Dharma di Lombok Barat, bila seseorang telah meninggal jenazahnya cukup dibersihkan dengan memakai air suci pembersih/pengentas sebelum dikuburkan.

Keadaan Umum Taman Wisata Suranadi

Kelompok Hutan Suranadi yang terletak di Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, Propinsi Nusa Tenggara Barat telah ditetapkan sebagai Taman Wisata Suranadi dengan luas 52 Ha. Berdasarkan SK Menteri Pertanian tanggal 15 Oktober 1976 No. 646/Kpts/Um/10/76 Jo tanggal 30 Mei 1977 No. 274/Kpts/Um/5/77, guna meningkatkan fungsi konservasi baik flora/fauna maupun ekosistemnya, agar tercapai keserasian lingkungan dan yang dimanfaatkan sebagai obyek rekreasi, pendidikan, kebudayaan, penelitian dan kepariwisataan.</itunes:summary>
		<itunes:keywords>Bali,-,Nusa,Tenggara,,Nusa,Tenggara,,Travel</itunes:keywords>
		<itunes:author>suararadio@yahoo.com</itunes:author>
		<itunes:explicit>no</itunes:explicit>
		<itunes:block>No</itunes:block>
	</item>
		<item>
		<title>Taman Narmada</title>
		<link>/2009/09/11/taman-narmada/</link>
		<comments>/2009/09/11/taman-narmada/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Sep 2009 09:09:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dodoy</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bali - Nusa Tenggara]]></category>

		<category><![CDATA[Nusa Tenggara]]></category>

		<category><![CDATA[Travel]]></category>

		<category><![CDATA[taman narmada]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.suararadio.com/?p=1507</guid>
		<description><![CDATA[




Taman Narmada terletak di Desa Lembuah, Kecamatan Narmada, Kabupaten   Lombok Barat, sekitar 10 kilometer sebelah timur Kota Mataram, Nusa Tenggara   Barat. Taman yang luasnya sekitar 2 ha ini dibangun pada tahun 1727 oleh Raja   Mataram Lombok, Anak Agung Ngurah Karang Asem, sebagai tempat upacara Pakelem   yang diselenggarakan setiap purnama kelima tahun Caka (Oktober-November).   Selain tempat upacara, Taman Narmada juga digunakan sebagai tempat   peristirahatan keluarga raja pada saat musim kemarau.
Kompleks Taman Narmana yang ada di Lombok itu dapat dibagi ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]><xml> <w:WordDocument> <w:View>Normal</w:View> <w:Zoom>0</w:Zoom> <w:TrackMoves /> <w:TrackFormatting /> <w:PunctuationKerning /> <w:ValidateAgainstSchemas /> <w:SaveIfXMLInvalid>false</w:SaveIfXMLInvalid> <w:IgnoreMixedContent>false</w:IgnoreMixedContent> <w:AlwaysShowPlaceholderText>false</w:AlwaysShowPlaceholderText> <w:DoNotPromoteQF /> <w:LidThemeOther>EN-US</w:LidThemeOther> <w:LidThemeAsian>X-NONE</w:LidThemeAsian> <w:LidThemeComplexScript>X-NONE</w:LidThemeComplexScript> <w:Compatibility> <w:BreakWrappedTables /> <w:SnapToGridInCell /> <w:WrapTextWithPunct /> <w:UseAsianBreakRules /> <w:DontGrowAutofit /> <w:SplitPgBreakAndParaMark /> <w:DontVertAlignCellWithSp /> <w:DontBreakConstrainedForcedTables /> <w:DontVertAlignInTxbx /> <w:Word11KerningPairs /> <w:CachedColBalance /> </w:Compatibility> <w:BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w:BrowserLevel> <m:mathPr> <m:mathFont m:val="Cambria Math" /> <m:brkBin m:val="before" /> <m:brkBinSub m:val=" " /> <m:smallFrac m:val="off" /> <m:dispDef /> <m:lMargin m:val="0" /> <m:rMargin m:val="0" /> <m:defJc m:val="centerGroup" /> <m:wrapIndent m:val="1440" /> <m:intLim m:val="subSup" /> <m:naryLim m:val="undOvr" /> </m:mathPr></w:WordDocument> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"   DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"   LatentStyleCount="267"> <w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid" /> <w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography" /> <w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading" /> </w:LatentStyles> </xml><![endif]--><!--[if gte mso 10]><br />
<mce:style><!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0cm; 	mso-para-margin-right:0cm; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0cm; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;} table.MsoTableGrid 	{mso-style-name:"Table Grid"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-priority:59; 	mso-style-unhide:no; 	border:solid black 1.0pt; 	mso-border-themecolor:text1; 	mso-border-alt:solid black .5pt; 	mso-border-themecolor:text1; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-border-insideh:.5pt solid black; 	mso-border-insideh-themecolor:text1; 	mso-border-insidev:.5pt solid black; 	mso-border-insidev-themecolor:text1; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;} --></p>
<p><!--[endif] --></p>
<table class="MsoTableGrid" style="border-collapse: collapse; border: medium none;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td style="width: 566.1pt; padding: 0cm 5.4pt;" width="755" valign="top"><a href="http://www.suararadio.com/wp-content/uploads/2009/09/taman-narmada1.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-48676" title="taman-narmada1" src="http://www.suararadio.com/wp-content/uploads/2009/09/taman-narmada1.jpg" alt="taman-narmada1" width="213" height="160" /></a>Taman Narmada terletak di Desa Lembuah, Kecamatan Narmada, Kabupaten   Lombok Barat, sekitar 10 kilometer sebelah timur Kota Mataram, Nusa Tenggara   Barat. Taman yang luasnya sekitar 2 ha ini dibangun pada tahun 1727 oleh Raja   Mataram Lombok, Anak Agung Ngurah Karang Asem, sebagai tempat upacara Pakelem   yang diselenggarakan setiap purnama kelima tahun Caka (Oktober-November).   Selain tempat upacara, Taman Narmada juga digunakan sebagai tempat   peristirahatan keluarga raja pada saat musim kemarau.</p>
<p>Kompleks Taman Narmana yang ada di Lombok itu dapat dibagi menjadi   beberapa bagian, yaitu gerbang utama, jabalkap, telaga kembar, gapura   gelang/paduraksa, mukedes, telaga padmawangi, balai loji, balai terang,   patandaan, bangunan sakapat, balai bancingah, Pura Kelasa dan Pura Lingsar.   Berikut ini akan diuraikan bagian-bagian dari Taman Narmada dari gerbang   utama.</p>
<p>Gerbang utama yang berbentuk gapura bentar dan berada di sebelah utara.   Setelah gerbang utama kita akan memasuki halaman jabalkap, yang di dalamnya   terdapat telaga kembar. Di bagian selatan jabalkap terdapat sebuah gapura   yang bernama Gapura Gelang atau Paduraksa yang menghubungkan antara halaman   jabalkap dengan halaman mukedes. Pada halaman mukedes terdapat beberapa buah   bangunan, antara lain Sanggah Pura, Balai Pamerajan dan Balai Loji (salah   satu diantara bangunan kediaman raja). Di sebelah tenggara halaman mukedes   terdapat gapura yang menuju ke halaman pasarean. Di halaman paseran ini   terdapat juga Balai Loji, Telaga Padmawangi, Pawedayan, pawargan, Balai   Terang, dan sebuah bangunan baru yang tidak jelas statusnya. Balai Terang   adalah sebuah bangunan yang berfungsi sebagai tempat istirahat/tidur raja,   berbentuk panggung yang seluruhnya terbuat dari kayu. Bagian atas bangunan   yang terbuka dipergunakan untuk menikmati pemandangan ke arah Meru pura di   sebelah timurnya. Pintu dan jendela Balai Terang ini bermotif bulan tunggal   dan tumbuh-tumbuhan.</p>
<p>Di sebelah timur halaman pasarean terdapat Pura Kelasa atau Pura Narmada.   Bentuk arsitekturnya menyerupai punden berundak. Bagian yang paling suci   terdapat di halaman tengah pada undak yang paling atas (pura di Bali umumnya   halaman paling suci adalah yang paling belakang). Pura ini tergolong pura   jagat atau pura umum bagi semua penganut Hindu Dharma dan merupakan salah   satu di antara delapan pura tua di Pulau Lombok. Pura Narmada terletak di   atas tebing berundak-undak, sedang di bawah lembah tebing terdapat kolam   duyung dan telaga segara<span><br />
Nama Narmada diambil dari Narmadanadi, anak Sungai Gangga yang sangat suci di   India. Bagi umat Hindu, air merupakan suatu unsur suci yang memberi kehidupan   kepada semua makhluk di dunia ini. Air yang memancar dari dalam tanah (mata   air) diasosiasikan dengan tirta amerta (air keabadian) yang memancar dari   Kensi Sweta Kamandalu. Dahulu kemungkinan nama Narmada digunakan untuk   menamai nama mata air yang membentuk beberapa kolam dan sebuah sungai di   tempat tersebut. Lama-kelamaan digunakan untuk menyebut pura dan keseluruhan   kompleks Taman Narmada.</span></p>
<p>Taman Narmada yang sekarang ini adalah hasil pembangunan dan serangkaian   perbaikan/pemugaran yang berlangsung dari waktu ke waktu. Sewaktu para   petugas dari Direktorat Perlindungan dan Pembinaan Peninggalan Sejarah dan   Purbakala bersama dengan para petugas Kantor Wilayah Depdikbud Nusa Tenggara   Barat meneliti dan mengumpulkan data sebagai langkah awal pemugaran, mereka   berpendapat bahwa pemugaran secara memuaskan tidak mungkin, karena bahannya   kurang dari 50%. Banyak bagian yang telah rusak terutama tebing-tebing kolam,   taman, pagar maupun bangunan. Pada tahun 1980 sampai 1988 rekonstruksi Taman   Narmada dapat diselesaikan.</p>
<p style="margin-bottom: 12pt;">Setelah direkonstruksi oleh pemerintah   melalui Ditjen Kebudayaan, Direktorat Perlindungan dan pembinaan Peninggalan   Sejarah dan Purbakala, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Taman Narmada   dijadikan sebagai kompleks bangunan cagar budaya dengan daftar induk inventarisasi   peninggalan sejarah dan purbapakala pusat nomor 1839. Dengan demikian, sesuai   dengan peraturan yang berlaku kelestarian Taman Narmada dilindungi oleh   pemerintah.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;">
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=%2F2009%2F09%2F11%2Ftaman-narmada%2F&amp;linkname=Taman%20Narmada"><img src="http://www.diradio.net/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>/2009/09/11/taman-narmada/feed/</wfw:commentRss>
			<enclosure url="http://www.diradio.net/podpress_trac/feed/1507/0/manukdadali_sunda.mp3" length="962195" type="audio/mpeg"/>
<itunes:duration>1:00</itunes:duration>
		<itunes:subtitle>Taman Narmada terletak di Desa Lembuah, Kecamatan Narmada, Kabupaten   Lombok Barat, sekitar 10 kilometer sebelah timur Kota Mataram, Nusa Tenggara   Barat. ...</itunes:subtitle>
		<itunes:summary>Taman Narmada terletak di Desa Lembuah, Kecamatan Narmada, Kabupaten   Lombok Barat, sekitar 10 kilometer sebelah timur Kota Mataram, Nusa Tenggara   Barat. Taman yang luasnya sekitar 2 ha ini dibangun pada tahun 1727 oleh Raja   Mataram Lombok, Anak Agung Ngurah Karang Asem, sebagai tempat upacara Pakelem   yang diselenggarakan setiap purnama kelima tahun Caka (Oktober-November).   Selain tempat upacara, Taman Narmada juga digunakan sebagai tempat   peristirahatan keluarga raja pada saat musim kemarau.

Kompleks Taman Narmana yang ada di Lombok itu dapat dibagi menjadi   beberapa bagian, yaitu gerbang utama, jabalkap, telaga kembar, gapura   gelang/paduraksa, mukedes, telaga padmawangi, balai loji, balai terang,   patandaan, bangunan sakapat, balai bancingah, Pura Kelasa dan Pura Lingsar.   Berikut ini akan diuraikan bagian-bagian dari Taman Narmada dari gerbang   utama.

Gerbang utama yang berbentuk gapura bentar dan berada di sebelah utara.   Setelah gerbang utama kita akan memasuki halaman jabalkap, yang di dalamnya   terdapat telaga kembar. Di bagian selatan jabalkap terdapat sebuah gapura   yang bernama Gapura Gelang atau Paduraksa yang menghubungkan antara halaman   jabalkap dengan halaman mukedes. Pada halaman mukedes terdapat beberapa buah   bangunan, antara lain Sanggah Pura, Balai Pamerajan dan Balai Loji (salah   satu diantara bangunan kediaman raja). Di sebelah tenggara halaman mukedes   terdapat gapura yang menuju ke halaman pasarean. Di halaman paseran ini   terdapat juga Balai Loji, Telaga Padmawangi, Pawedayan, pawargan, Balai   Terang, dan sebuah bangunan baru yang tidak jelas statusnya. Balai Terang   adalah sebuah bangunan yang berfungsi sebagai tempat istirahat/tidur raja,   berbentuk panggung yang seluruhnya terbuat dari kayu. Bagian atas bangunan   yang terbuka dipergunakan untuk menikmati pemandangan ke arah Meru pura di   sebelah timurnya. Pintu dan jendela Balai Terang ini bermotif bulan tunggal   dan tumbuh-tumbuhan.

Di sebelah timur halaman pasarean terdapat Pura Kelasa atau Pura Narmada.   Bentuk arsitekturnya menyerupai punden berundak. Bagian yang paling suci   terdapat di halaman tengah pada undak yang paling atas (pura di Bali umumnya   halaman paling suci adalah yang paling belakang). Pura ini tergolong pura   jagat atau pura umum bagi semua penganut Hindu Dharma dan merupakan salah   satu di antara delapan pura tua di Pulau Lombok. Pura Narmada terletak di   atas tebing berundak-undak, sedang di bawah lembah tebing terdapat kolam   duyung dan telaga segara
Nama Narmada diambil dari Narmadanadi, anak Sungai Gangga yang sangat suci di   India. Bagi umat Hindu, air merupakan suatu unsur suci yang memberi kehidupan   kepada semua makhluk di dunia ini. Air yang memancar dari dalam tanah (mata   air) diasosiasikan dengan tirta amerta (air keabadian) yang memancar dari   Kensi Sweta Kamandalu. Dahulu kemungkinan nama Narmada digunakan untuk   menamai nama mata air yang membentuk beberapa kolam dan sebuah sungai di   tempat tersebut. Lama-kelamaan digunakan untuk menyebut pura dan keseluruhan   kompleks Taman Narmada.

Taman Narmada yang sekarang ini adalah hasil pembangunan dan serangkaian   perbaikan/pemugaran yang berlangsung dari waktu ke waktu. Sewaktu para   petugas dari Direktorat Perlindungan dan Pembinaan Peninggalan Sejarah dan   Purbakala bersama dengan para petugas Kantor Wilayah Depdikbud Nusa Tenggara   Barat meneliti dan mengumpulkan data sebagai langkah awal pemugaran, mereka   berpendapat bahwa pemugaran secara memuaskan tidak mungkin, karena bahannya   kurang dari 50%. Banyak bagian yang telah rusak terutama tebing-tebing kolam,   taman, pagar maupun bangunan. Pada tahun 1980 sampai 1988 rekonstruksi Taman   Narmada dapat diselesaikan.
Setelah direkonstruksi oleh pemerintah   melalui Ditjen Kebudayaan, Direktorat Perlindungan dan pembinaan Peninggalan   Sejarah dan Purbakala, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Taman Narmada   dijadikan sebagai kompleks bangunan cagar b</itunes:summary>
		<itunes:keywords>Bali,-,Nusa,Tenggara,,Nusa,Tenggara,,Travel</itunes:keywords>
		<itunes:author>suararadio@yahoo.com</itunes:author>
		<itunes:explicit>no</itunes:explicit>
		<itunes:block>No</itunes:block>
	</item>
		<item>
		<title>Pantai Senggigi Lombok Barat ,</title>
		<link>/2009/09/11/pantai-senggigi-lombok-barat/</link>
		<comments>/2009/09/11/pantai-senggigi-lombok-barat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Sep 2009 09:04:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dodoy</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bali - Nusa Tenggara]]></category>

		<category><![CDATA[Nusa Tenggara]]></category>

		<category><![CDATA[Travel]]></category>

		<category><![CDATA[pantai senggigi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.suararadio.com/?p=1503</guid>
		<description><![CDATA[

Senggigi adalah tempat pariwisata yang terkenal di Lombok. Letaknya di sebelah barat pesisir Pulau Lombok. Pantai Senggigi memang tidak sebesar Pantai Kuta di Bali, tetapi seketika kita berada di sini akan merasa seperti berada di Pantai Kuta, Bali. Pesisir pantainya masih asri, walaupun masih ada sampah dedaunan yang masih berserakan karena jarang dibersihkan. Pemandangan bawah lautnya sangat indah, dan wisatawan bisa melakukan snorkling sepuasnya karena ombaknya tidak terlalu besar. Terumbu karangnya menjulang ketengah menyebabkan ombak besarnya pecah ditengah. Tersedia juga hotel-hotel dengan harga yang bervariasi, dari yang mahal sampai hotel ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 10]><br />
<mce:style><!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0in; 	mso-para-margin-right:0in; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;} --></p>
<p><!--[endif]--></p>
<p class="sectionlinks" style="margin: 0in 12.4pt 0.0001pt;"><span style="font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;; color: black;"><a href="http://www.suararadio.com/wp-content/uploads/2009/09/sengigi.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-52869" title="sengigi" src="http://www.suararadio.com/wp-content/uploads/2009/09/sengigi.jpg" alt="sengigi" /></a>Senggigi adalah tempat pariwisata yang terkenal di Lombok. Letaknya di sebelah barat pesisir Pulau Lombok. Pantai Senggigi memang tidak sebesar Pantai Kuta di Bali, tetapi seketika kita berada di sini akan merasa seperti berada di Pantai Kuta, Bali. Pesisir pantainya masih asri, walaupun masih ada sampah dedaunan yang masih berserakan karena jarang dibersihkan. Pemandangan bawah lautnya sangat indah, dan wisatawan bisa melakukan snorkling sepuasnya karena ombaknya tidak terlalu besar. Terumbu karangnya menjulang ketengah menyebabkan ombak besarnya pecah ditengah. Tersedia juga hotel-hotel dengan harga yang bervariasi, dari yang mahal sampai hotel yang berharga ekonomis.</span></p>
<p>Sekitar setengah jam dengan berjalan kaki, para wisatawan dapat menjumpai Batu Bolong di pantai ini. Ini adalah sebuah pura yang dibangun di atas karang yang terletak di tepi pantai. Menurut legenda masyarakat setempat dahulu kala sering diadakan pengorbanan seorang perawan untuk dimakankan kepada ikan hiu di tempat ini. Legenda lain mengatakan dahulu banyak para wanita yang menerjunkan diri dari tempat ini ke laut karena patah hati. Dari tempat ini juga terlihat Gunung Agung di Pulau Bali.</p>
<p>Tidak jauh dari Batu Bolong terdapat makam seorang ulama. Ini merupakan tempat suci bagi para penganut Wetu Telu.</p>
<p class="sectionlinks" style="margin: 0in 12.4pt 0.0001pt;"><span style="color: black;"> </span></p>
<p class="sectionlinks" style="margin: 0in 12.4pt 0.0001pt;"><span style="font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;; color: black;">Pantai Senggigi, yang terletak di sebelah utara Bangsal, merupakan pantai yang paling populer dan sudah terkenal akan keindahannya. Pantai yang terletak 12 kilometer dari sebelah barat laut Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Lombok ini, terbentang hampir sepanjang 10 km dengan hamparan pasir putih yang seolah menggoda Anda untuk duduk diatasnya dan untuk sejenak melupakan segala rutinitas hidup Anda, kepadatan lalu lintas kota, dan menghirup udara segar dengan menikmati pemandangan air laut yang berwarna biru gradasi hijau serta menikmati indahnya matahari terbenam di pantai Senggigi.</span></p>
<p class="sectionlinks" style="margin: 0in 12.4pt 0.0001pt;"><span style="font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;; color: black;"> </span></p>
<p class="sectionlinks" style="margin: 0in 12.4pt 0.0001pt;"><span style="font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;; color: black;"> </span></p>
<p class="sectionlinks" style="margin: 0in 12.4pt 0.0001pt;"><span style="font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;; color: black;">Cara Mencapai Daerah Ini</span><span style="font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;; color: black;"><br />
Ada beberapa alternatif untuk mencapai Pantai Senggigi, yaitu:</span></p>
<p>*Dari Bali; Tiba di Pelabuhan Lembar, Anda bisa langsung menuju pantai Senggigi dengan menggunakan bis 3/4 atau mencarter mobil bersama penumpang lainnya.</p>
<p class="sectionlinks" style="margin: 0in 12.4pt 0.0001pt;"><span style="font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;; color: black;"><br />
*Dari Jakarta dan kota besar lainnya; Tiba di bandara, Anda dapat menaiki taksi yang akan mengantar ke hotel dimana Anda menginap.</span></p>
<p class="sectionlinks" style="margin: 0in 12.4pt 0.0001pt;"><span style="font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;; color: black;"><br />
*Dari Ampenan, Anda bisa menaiki Bemo yang tersedia mulai pukul 06.00 pagi hingga 06.30 PM untuk sekitar Rp. 1,500 jurusan Ampenan-Senggigi, atau Senggigi-Ampenan</span></p>
<p><span>Tempat Menginap</span><br />
Di sekitar Pantai Senggigi banyak terdapat penginapan yang bisa dijadikan pilihan sesuai dengan kebutuhan Anda. Mulai dari hotel berbintang, resor, hotel melati hingga pemondokan. Beberapa tempat menginap yang dapat dijadikan alternative adalah Holiday Inn, the Oberoi, Sheraton Senggigi, Melati Dua Cottage, Pool Villa Club, Panorama Cottage, dan lain-lain.</p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;; color: black;">Tempat Bersantap</span><span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &quot;Arial&quot;,&quot;sans-serif&quot;; color: black;"><br />
Di sepanjang pinggir pantai, berjejer restoran-restoran yang menyediakan berbagai jenis hidangan khas Lombok dan jenis hidangan lainnya. Selama berada di Lombok, jangan lupa untuk mencicipi Ayam Taliwang dan Plecing Kangkung.</span></p>
<p><span>Berkeliling</span><br />
Jika Anda ingin mengelilingi pantai Senggigi namun tidak ingin cepat lelah, Anda bisa menaiki cidomo &#8221; angkutan khas NTB yang ditarik oleh seekor kuda. Atau Anda juga dapat mengelilingi pantai dengan berjalan kaki</p>
<p><span>Yang Dapat Anda Lihat Atau Lakukan</span><br />
Banyak aktivitas yang dapat Anda lakukan disini, seperti berenang, bermain kano, menyelam, snorkeling atau pun sekedar berjemur dan menikmati pemandangan.</p>
<p><span>Buah Tangan</span><br />
Di sepanjang jalur pantai Senggigi, banyak terdapat toko cinderamata yang menawarkan barang-barang kerajinan khas Lombok seperti lukisan, kerajinan tangan, kain tenun Lombok, perhiasan mutiara dan lain-lain.</p>
<p><span>Tips</span><br />
*Jangan lupa untuk membawa krim tabir surya dan membawa pakaian ekstra.<br />
*Jangan lupa untuk membawa pakaian renang.<br />
*Ketika Anda berenang, harap berhati-hati karena di pinggiran pantai banyak terdapat batu karang.</p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size: 12pt; line-height: 200%;"> </span></p>
<a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=%2F2009%2F09%2F11%2Fpantai-senggigi-lombok-barat%2F&amp;linkname=Pantai%20Senggigi%20Lombok%20Barat%20%2C"><img src="http://www.diradio.net/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>/2009/09/11/pantai-senggigi-lombok-barat/feed/</wfw:commentRss>
			<enclosure url="http://www.diradio.net/podpress_trac/feed/1503/0/s_matbol1.mp3" length="962186" type="audio/mpeg"/>
<itunes:duration>1:00</itunes:duration>
		<itunes:subtitle>Senggigi adalah tempat pariwisata yang terkenal di Lombok. Letaknya di sebelah barat pesisir Pulau Lombok. Pantai Senggigi memang tidak sebesar Pantai Kuta di Bali, tetapi ...</itunes:subtitle>
		<itunes:summary>Senggigi adalah tempat pariwisata yang terkenal di Lombok. Letaknya di sebelah barat pesisir Pulau Lombok. Pantai Senggigi memang tidak sebesar Pantai Kuta di Bali, tetapi seketika kita berada di sini akan merasa seperti berada di Pantai Kuta, Bali. Pesisir pantainya masih asri, walaupun masih ada sampah dedaunan yang masih berserakan karena jarang dibersihkan. Pemandangan bawah lautnya sangat indah, dan wisatawan bisa melakukan snorkling sepuasnya karena ombaknya tidak terlalu besar. Terumbu karangnya menjulang ketengah menyebabkan ombak besarnya pecah ditengah. Tersedia juga hotel-hotel dengan harga yang bervariasi, dari yang mahal sampai hotel yang berharga ekonomis.

Sekitar setengah jam dengan berjalan kaki, para wisatawan dapat menjumpai Batu Bolong di pantai ini. Ini adalah sebuah pura yang dibangun di atas karang yang terletak di tepi pantai. Menurut legenda masyarakat setempat dahulu kala sering diadakan pengorbanan seorang perawan untuk dimakankan kepada ikan hiu di tempat ini. Legenda lain mengatakan dahulu banyak para wanita yang menerjunkan diri dari tempat ini ke laut karena patah hati. Dari tempat ini juga terlihat Gunung Agung di Pulau Bali.

Tidak jauh dari Batu Bolong terdapat makam seorang ulama. Ini merupakan tempat suci bagi para penganut Wetu Telu.
 
Pantai Senggigi, yang terletak di sebelah utara Bangsal, merupakan pantai yang paling populer dan sudah terkenal akan keindahannya. Pantai yang terletak 12 kilometer dari sebelah barat laut Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Lombok ini, terbentang hampir sepanjang 10 km dengan hamparan pasir putih yang seolah menggoda Anda untuk duduk diatasnya dan untuk sejenak melupakan segala rutinitas hidup Anda, kepadatan lalu lintas kota, dan menghirup udara segar dengan menikmati pemandangan air laut yang berwarna biru gradasi hijau serta menikmati indahnya matahari terbenam di pantai Senggigi.
 
 

Cara Mencapai Daerah Ini
Ada beberapa alternatif untuk mencapai Pantai Senggigi, yaitu:

*Dari Bali; Tiba di Pelabuhan Lembar, Anda bisa langsung menuju pantai Senggigi dengan menggunakan bis 3/4 atau mencarter mobil bersama penumpang lainnya.

*Dari Jakarta dan kota besar lainnya; Tiba di bandara, Anda dapat menaiki taksi yang akan mengantar ke hotel dimana Anda menginap.


*Dari Ampenan, Anda bisa menaiki Bemo yang tersedia mulai pukul 06.00 pagi hingga 06.30 PM untuk sekitar Rp. 1,500 jurusan Ampenan-Senggigi, atau Senggigi-Ampenan

Tempat Menginap
Di sekitar Pantai Senggigi banyak terdapat penginapan yang bisa dijadikan pilihan sesuai dengan kebutuhan Anda. Mulai dari hotel berbintang, resor, hotel melati hingga pemondokan. Beberapa tempat menginap yang dapat dijadikan alternative adalah Holiday Inn, the Oberoi, Sheraton Senggigi, Melati Dua Cottage, Pool Villa Club, Panorama Cottage, dan lain-lain.
Tempat Bersantap
Di sepanjang pinggir pantai, berjejer restoran-restoran yang menyediakan berbagai jenis hidangan khas Lombok dan jenis hidangan lainnya. Selama berada di Lombok, jangan lupa untuk mencicipi Ayam Taliwang dan Plecing Kangkung.

Berkeliling
Jika Anda ingin mengelilingi pantai Senggigi namun tidak ingin cepat lelah, Anda bisa menaiki cidomo " angkutan khas NTB yang ditarik oleh seekor kuda. Atau Anda juga dapat mengelilingi pantai dengan berjalan kaki

Yang Dapat Anda Lihat Atau Lakukan
Banyak aktivitas yang dapat Anda lakukan disini, seperti berenang, bermain kano, menyelam, snorkeling atau pun sekedar berjemur dan menikmati pemandangan.

Buah Tangan
Di sepanjang jalur pantai Senggigi, banyak terdapat toko cinderamata yang menawarkan barang-barang kerajinan khas Lombok seperti lukisan, kerajinan tangan, kain tenun Lombok, perhiasan mutiara dan lain-lain.

Tips
*Jangan lupa untuk membawa krim tabir surya dan membawa pakaian ekstra.
*Jangan lupa untuk membawa pakaian renang.
*Ketika Anda berenang, harap berhati-hati karena di pinggiran pantai banyak terdapat batu karang.
 </itunes:summary>
		<itunes:keywords>Bali,-,Nusa,Tenggara,,Nusa,Tenggara,,Travel</itunes:keywords>
		<itunes:author>suararadio@yahoo.com</itunes:author>
		<itunes:explicit>no</itunes:explicit>
		<itunes:block>No</itunes:block>
	</item>
	</channel>
</rss>
